Korban Tewas Ledakan Bom Gereja Surabaya Jadi 13 Orang

Feri Agus, CNN Indonesia | Minggu, 13/05/2018 18:31 WIB
Korban Tewas Ledakan Bom Gereja Surabaya Jadi 13 Orang Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera, saat ini tim forensik bekerja melakukan proses identifikasi seluruh korban. (REUTERS/Beawiharta)
Surabaya, CNN Indonesia -- Korban tewas serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur kembali bertambah. Hingga pukul 18.00 WIB, korban meninggal dunia akibat bom bunuh diri tersebut menjadi 13 orang.

"Yang meninggal dunia, sementara, bahwa ada 13 yang meninggal dunia, sampai sekarang," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera di RS Bhayangkara Surabaya, Minggu (13/5).

Frans merinci korban tewas ledakan bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela sebanyak tujuh orang, di Gereja kristen Indonesia (GKI) sebanyak tiga orang, dan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), sebanyak tiga orang.
"Di Ngagel ada tujuh orang, kemudian di GKI ada tiga orang, termasuk pelaku. Di Pantekosta ada tiga orang juga, dua pelaku," ujarnya.


Menurut Frans, saat ini Tim Indentifikasi Korban Bencana (DVI) Polri tengah melakukan proses pengenalan terhadap 13 jenazah korban akibat ledakan bom bunuh diri itu. Dia mengatakan terduga pelaku berjumlah enam orang, yang merupakan satu keluarga, ikut tewas.

Pantauan CNNIndonesia.com di RS Bhayangkara, sejumlah anggota forensik (INAFIS) terlihat datang dan langsung menuju Ruang Jenazah RS Bhayangkara Surabaya. Selain itu terlihat pula keluarga korban tewas yang akan mengambil jenazah keluarganya.

Kelompok Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) mengklaim mereka bertanggung jawab atas peristiwa itu.
"ISIS bertangung jawab atas amaliyah (bom bunuh diri) di tiga gereja di Kota Surabaya, yang menewaskan sebelas orang dan melukai 41 orang," tulis ISIS melalui kantor berita mereka, Amaq News Agency, sebagaimana dilansir oleh situs siteintelgroup.com.

Bom pertama meledak di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel pada pukul 06.30 WIB. Lantas bom kedua meletup di Gereja kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro pukul 07.15 WIB, disusul serangan bom ketiga di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno pada pukul 07.53 WIB.

[Gambas:Video CNN] (ayp/ayp)