Tak hanya BIN dan Polri, Ketua Umum PKB itu menyatakan masyarakat juga kecolongan dari aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5) dan terbaru di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5) pagi tadi.
"Semua kecolongan, masyarakat kecolongan, aparat kecolongan. Menurut saya BIN kecolongan, polisi kecolongan," kata Cak Imin di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cak Imin mengecam aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo. Menurutnya, ledakan bom bunuh diri ini telah mencoreng wajah Jawa Timur yang terkenal tentram.
Lebih lanjut, Cak Imin meminta agar RUU Terorisme segera disahkan oleh DPR dan Pemerintah dalam waktu dekat. Ia meminta pemerintah untuk segera merampungkan sejumlah pasal dalam RUU Terorisme itu dan langsung dibawa ke DPR untuk disahkan.
"Saya setuju undang-undang harus segera disahkan, segera pemerintah menuntaskan secara internal, bawa ke DPR langsung diketok," kata dia.
Sampai saat ini tercatat 13 orang tewas dan 41 orang luka-luka dalam kejadian ledakan bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh satu keluarga.
Belum selesai di sana, malam harinya sekitar pukul 20.50 WIB, di Rusunawa Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo, juga terjadi ledakan bom di salah satu kamar. Korban yang tewas dalam kejadian itu tiga orang, dan dua anak-anak terluka. Diduga kuat ledakan itu tak sengaja terjadi saat pelaku sedang merakit bom.
Sementara pagi tadi ledakan bom bunuh diri dilakukan di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya. Polisi menduga pelaku bom bunuh diri yang berjumlah empat orang itu juga masih satu keluarga. (osc/sur)