Pemprov DKI Jakarta Siapkan Bukber di 223 RW Selama Ramadan

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Rabu, 16/05/2018 05:12 WIB
Gubernur Anies Baswedan menyatakan telah mendata hingga 223 RW yang akan disajikan hidangan buka puasa bersama dari Pemprov DKI Jakarta pada Ramadan tahun ini. Gubernur Anies Baswedan menyatakan telah mendata hingga 233 RW yang akan disajikan hidangan buka puasa bersama dari Pemprov DKI Jakarta pada Ramadan tahun ini. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyediakan makanan atau hidangan buka puasa bersama (bukber) untuk 223 RW di Jakarta selama bulan Ramadan 1439 hijriah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyediaan hidangan buka puasa itu didasari kondisi ketimpangan di Jakarta.

"Di satu sisi restoran-restoran penuh, sudah booked satu bulan, sisi lain kampung-kampung ada yang lengang karena buka puasa yang terbatas," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/5).



Anies menyatakan ratusan RW yang akan disiapkan hidangan buka puasa bersama itu adalah di wilayah-wilayah yang masuk kategori padat dan masyarakatnya mayoritas miskin.

"Kita tidak ingin ada warga yang merasakan lapar di ibu kota," ujar mantan Menteri Pendidikan tersebut.

Nantinya, kata Anies setiap RW akan mendapat sekitar 400 paket hidangan untuk buka puasa bersama. Namun, sambungnya, jumlah tersebut juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing RW.

"Dari pembicaraan yang sudah dilakukan selama ini, sudah terkumpul jumlah RW-nya, sudah diketahui kira-kira kebutuhannya, saya harap nanti ini bisa dikelola dengan baik," tuturnya.

Dalam program itu, Pemprov DKI Jakarta menggandeng Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Dompet Dhuafa akan mengoordinasi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara ACT di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Tahun Uji Coba

Anies menyampaikan untuk Ramadan pada tahun ini memang baru mengadakan buka bersama untuk sebagian wilayah DKI Jakarta. Hal itu, kata Anies juga sebagai langkah uji coba. Harapannya, lanjut Anies akan ada lebih banyak wilayah yang ikut serta pada ramadan di masa mendatang.

Lebih lanjut, Anies pun meminta kepada para walikota untuk menjadikan program buka puasa bersama tersebut sebagai pilot project guna mendorong seluruh jajaran lebih intens dalam bekerja sama dengan masyarakat.

"Kita manfaatkan momen ini dan kami membayangkan ke depan nanti, interaksi yang muncul harus diteruskan, saya tahu persis para lurah, camat sudah berinteraksi dengan warga," kata Anies.

Kementerian Agama RI telah mengumumkan penetapan awal Ramadan 1439 Hijriah jatuh pada Kamis (17/5). Pengumuman itu disampaikan setelah sidang isbat yang digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (15/5). (kid/kid)
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK