Jasad Teroris di Tandes Surabaya Dipindah ke Pendingin

Feri Agus, CNN Indonesia | Selasa, 15/05/2018 22:08 WIB
Jasad Teroris di Tandes Surabaya Dipindah ke Pendingin Pasukan Brimob bersenjata lengkap dikerahkan ke lokasi baku tembak Detasemen 88 Antiteror dengan kelompok teror di kawasan Tendes, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5). (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Surabaya, CNN Indonesia -- Jenazah terduga teroris berinisial DS alias T, yang tewas dalam penyergapan malam ini dipindahkan dari kamar jenazah ke kontainer pendingin Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5).

T tewas dalam penyergapan yang dilakukan Tim Densus 88 Antiteror Polri di rumah kosannya, di Kecamatan Tandes, Surabaya.

Pantauan CNNIndonesia.com di RS Bhayangkara, sejumlah petugas membawa kantong mayat berisi jenazah T menggunakan mobil ambulans. Mobil ambulans kemudian bergerak menuju kontainer berwarna abu-abu, yang berada di depan kamar jenazah.



Para petugas melarang wartawan-wartawan mengambil gambar lebih dekat saat kantong mayat akan dikeluarkan dari mobil ambulans dan dimasukan ke dalam kontainer. Meski begitu, dari lokasi CNNIndonesia.com berdiri, bau menyengat tercium seketika saat pintu kontainer dibuka.

Dalam penyergapan T tersebut, polisi turut mengamankan istrinya, S (33) dan anak-anaknya masing-masing berinisial DVN, AIS dan HAA.

Penyergapan terhadap T diduga sebagai bagian dari operasi penindakan terhadap para terduga teroris usai rentetan teror bom di Surabaya, Minggu (13/5) dan Senin (14/5).

Dalam aksi teror bom Surabaya itu, 29 orang tewas termasuk pelaku dan warga. Sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka termasuk dari pihak kepolisian. Sebagian jenazah korban tewas telah diambil pihak keluarga.

(kid/kid)