Kapolres Tulungagung AKBP Rofik Sukendar, Minggu (27/5), mengkonfirmasi informasi yang beredar di media sosial tersebut.
"Iya memang betul. Tadi kami sudah cek ke satuan atas. Dan saat ini yang bersangkutan posisi masih di Jakarta dan masih dimintai keterangan oleh tim Densus 88 Anti-teror," kata Kapolres Rofik Sukendar di Tulungagung, seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IN merupakan bungsu dari dua bersaudara dari pasangan suami-istri warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang.
IN dan tujuh WNI yang sebagian diyakini berhubungan keluarga ini kini menjalani pemeriksaan intensif tim Densus 88 Anti-teror di Rutan Bambu Apus, Jakarta Timur.
"Sudah barang tentu kami dari satuan wilayah akan memonitor terus dan bekerjasama dengan satuan atas agar bisa terus mengawasi, memantau dan menginformasikan kepada masyarakat bahwa situasi terkait ada warga Tulungagung yang dideportasi, masih dalam kondisi terkendali," kata Rofik Sukendar.
"Jangan bertindak sendiri. Tetap berkoordinasi, percayakan keamanan kepada kami," ujarnya. (wis)