Anies: Masyarakat Jangan Rusak Fasilitas Umum
DZA | CNN Indonesia
Jumat, 01 Jun 2018 10:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Terkait kasus hilangnya penutup saluran air di underpass Mampang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperingatkan masyarakat agar tidak merusak fasilitas umum demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
"Kita berharap semua menjaga fasilitas umum, untuk keselamatan dan kenyamanan kita semua. Kalau ada rambu-rambu dan peringatan ya jangan diambil," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Gedung Pancasila, Jumat (1/6).
Anies juga meminta kepada pihak terkait untuk mencari dan menindaklanjuti pelaku yang mengambil penutup gorong-gorong itu.
Baru satu bulan beroperasi, sejumlah penutup saluran air di underpass Mampang yang mengarah ke Kuningan diberitakan hilang pada Kamis (31/5).
Akibatnya, saluran air itu tidak tertutup dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga meminta kepada dinas terkait untuk bisa menindak tegas pelaku pencurian.
Menurut Sandi kejadian tersebut termasuk dalam tindakan kriminal.
"Kita harus tindak tegas, kejadian-kejadian seperti itu bukan hanya membahayakan tapi juga tindakan kriminal," kata Sandi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (31/5).
"Saya akan kasih tahu dinas terkait, digagas jangan sampai orang kecelakaan di sana, nanti masuk lagi mobil atau motor," tuturnya.
(ard)
"Kita berharap semua menjaga fasilitas umum, untuk keselamatan dan kenyamanan kita semua. Kalau ada rambu-rambu dan peringatan ya jangan diambil," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Gedung Pancasila, Jumat (1/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, saluran air itu tidak tertutup dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan.
Menurut Sandi kejadian tersebut termasuk dalam tindakan kriminal.
"Kita harus tindak tegas, kejadian-kejadian seperti itu bukan hanya membahayakan tapi juga tindakan kriminal," kata Sandi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (31/5).
"Saya akan kasih tahu dinas terkait, digagas jangan sampai orang kecelakaan di sana, nanti masuk lagi mobil atau motor," tuturnya.
(ard)