AHY soal Wacana Anies Maju Pilpres: Semua Orang Punya Hak

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Rabu, 13/06/2018 22:44 WIB
AHY soal Wacana Anies Maju Pilpres: Semua Orang Punya Hak Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyebut Anies memiliki hak dipilih atau memilih di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara mengenai wacana pencalonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Pilpres 2019.

Menurut mantan kompetitor Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, setiap orang memiliki hak untuk memilih maupun dipilih.

"Setiap warga negara punya hak untuk memilih dan dipilih. Jadi apakah itu patut saat ini terjadi, langsung ditanya ke Pak Anies Baswedan Gubernur Jakarta," kata AHY di kantornya, Jakarta, Rabu (13/6).


Selain itu, kepantasan untuk maju menurut dia, ditentukan oleh masyarakat. Setiap orang yang ingin dipilih disebut harus mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Hal itu pun kata AHY berlaku bagi dirinya yang dijagokan Partai Demokrat pada Pilpres 2019. AHY berkata saat ini dia tengah mempersiapkan diri dengan bertemu berbagai elemen masyarakat untuk merasakan dan memahami persoalan mereka, sebagai modal memimpin kelak.

"Maka saya sudah memiliki kelengkapan bekal pemahaman, pengetahuan, kedekatan dengan masyarakat, chemistry, rasa saling percaya dan itu penting. Itu modal politik yang menurut saya di atas segala-galanya," ujarnya.

AHY menambahkan modal kedekatan dengan masyarakat lebih berarti daripada hitung-hitungan pragmatis seperti jumlah dukungan partai politik.

Ketua Tim Pemenangan Pilpres 2019 Partai Gerindra Sandiaga Uno sebelumnya menyebut nama atasannya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk dalam daftar pendamping Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Sandi berkata nama Anies muncul bersama politisi senior PAN Amien Rais dalam survei internal yang dilakukan Partai Gerindra.

"Ya, pak Anies, pak Amien, semua masuk ada dalam survei," kata Sandi saat ditemui usai buka puasa bersama di rumah dinasnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/6) malam. (wis/wis)