Rest Area Disulap Berkonsep Wisata Kuliner saat Arus Balik
Christie Stefanie | CNN Indonesia
Kamis, 14 Jun 2018 19:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan memaksimalkan fungsi rest area atau tempat peristirahatan saat arus balik Lebaran nanti.
Rest area yang saat mudik lalu tanpa konsep, pada saat arus balik akan disiapkan menjadi tempat wisata kuliner. Budi mengatakan akan ada 24 rest area yang tersebar di Batang, Tegal, Brebes dan Pekalongan diidentifikasi bisa dijadikan tempat wisata kuliner.
Budi mengatakan perubahan konsep tersebut dilakukan untuk memberikan tempat nyaman bagi pemudik melepas lelah.
"Pemudik sudah terlalu lelah mudik, daya tahannya akan menurun. Kemungkinan besar mereka akan sering mencari tempat istirahat, maka itu perubahan konsep dilakukan," katanya, Kamis (14/6).
Selain memberikan tempat istirahat, Budi mengatakan perubahan konsep juga dilakukan untuk membantu daerah menggerakkan roda ekonomi dan menunjukkan kuliner lokal mereka ke pemudik. Untuk itulah, agar upaya tersebut bisa membuahkan hasil maksimal pihaknya juga akan menggandeng pemerintah daerah.
Agar lalu lintas di kawasan tersebut lancar, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Polri.
Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2018 akan terjadi 19- 20 Juni mendatang. Agar tidak terjadi kemacetan, Budi menghimbau kepada masyarakat untuk kembali ke kota sebelum tanggal tersebut.
Selain itu, dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak hanya terpaku menggunakan jalan tol, tapi jalur alternatif lain.
Menurutnya, kondisi jalan alternatif saat ini sudah sama kualitasnya dengan jalan tol.
(agt/gil)
Rest area yang saat mudik lalu tanpa konsep, pada saat arus balik akan disiapkan menjadi tempat wisata kuliner. Budi mengatakan akan ada 24 rest area yang tersebar di Batang, Tegal, Brebes dan Pekalongan diidentifikasi bisa dijadikan tempat wisata kuliner.
Budi mengatakan perubahan konsep tersebut dilakukan untuk memberikan tempat nyaman bagi pemudik melepas lelah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memberikan tempat istirahat, Budi mengatakan perubahan konsep juga dilakukan untuk membantu daerah menggerakkan roda ekonomi dan menunjukkan kuliner lokal mereka ke pemudik. Untuk itulah, agar upaya tersebut bisa membuahkan hasil maksimal pihaknya juga akan menggandeng pemerintah daerah.
Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2018 akan terjadi 19- 20 Juni mendatang. Agar tidak terjadi kemacetan, Budi menghimbau kepada masyarakat untuk kembali ke kota sebelum tanggal tersebut.
Selain itu, dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak hanya terpaku menggunakan jalan tol, tapi jalur alternatif lain.
Menurutnya, kondisi jalan alternatif saat ini sudah sama kualitasnya dengan jalan tol.