Malam Takbiran, Transjakarta Beroperasi Sampai Jam 2 Pagi

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 13:57 WIB
Malam Takbiran, Transjakarta Beroperasi Sampai Jam 2 Pagi Pada malam takbir ini, Transjakarta dalam koridor hanya beroperasi sampai 02.00 dini hari WIB. Selanjutnya besok akan mulai beroperasi dari pukul 09.00 WIB. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyesuaikan operasional bus di seluruh koridor pada malam takbir dan hari pertama Idul Fitri 2018.

Saat ini, Transjakarta memiliki 12 koridor bus yang beroperasi 24 jam. Namun, di malam takbir pada Jumat (15/6), operasional bus koridor hanya sampai pukul dua pagi. Sementara itu, untuk bus koridor 13 (Ciledug - Tendean) tetap beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.

"Bus koridor akan beroperasi kembali besok (Jumat, 14/6), pukul 09.00 WIB pagi. Setelah itu, beroperasi normal," ujarnya Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Transjakarta Wibowo kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/6).



Sementara, operasional bus luar koridor tetap normal atau berhenti pukul 22.00 WIB. Namun, sama seperti bus dalam koridor, operasional bus luar koridor esok hari juga disesuaikan dari yang biasanya mulai pukul 5.00 WIB menjadi 9.00 WIB.

Tambah Armada di Tempat Wisata

Perusahaan, lanjut Wibowo, juga menambah armada di koridor yang menuju lokasi wisata. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya penumpang yang ingin memanfaatkan hari liburnya di tempat wisata.

"Untuk yang ke Monas, Ragunan, Ancol, kami tambah busnya," ujarnya.


Ia mencontohkan bus rute Ragunan-Dukuh Atas yang pada Sabtu (9/6) lalu beroperasi sebanyak 29 unit ditambah menjadi 38 unit sejak Senin (11/6) pekan ini.

"Lalu, nanti tanggal 15 Juni, rute Ragunan-Dukuh Atas menjadi 44 unit. Kemudian, ditambah lagi menjadi 49 unit untuk 16 hingga 20 Juni," ujar Wibowo.

Selain itu, bus rute Kampung Melayu-Ancol yang biasanya 19 unit juga ditambah menjadi 25 unit. Perseroan juga menambah armada untuk bus rute Ciledug (Puri Beta) - Ragunan dari biasanya 16 unit menjadi 20 unit.

Umumnya, mengisi masa libur usai perayaan Idul Fitri, mulai H+2 warga biasa mengajak keluarganya ke tempat-tempat wisata. Di Jakarta misalnya adalah Kebon Binatang Ragunan, Monas, dan Pantai Ancol. (kid)