Pemerintah Bantah Terlibat Bekukan Twitter Politikus Demokrat

jnp, CNN Indonesia | Jumat, 15/06/2018 17:05 WIB
Pemerintah Bantah Terlibat Bekukan Twitter Politikus Demokrat Menkominfo Rudiantara bantah pemerintah terlibat pembekuan akun twitter politisi Demokrat. Menurutnya pembekuan bisa saja dilakukan pemilik akun sendiri. (Foto: CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan pemerintah tidak terlibat dalam pembekuan akun twitter politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, @LawanPoLitikJKW.

Walaupun secara teknis pemerintah bisa melaporkan dan meminta twitter untuk membekukan akun berkonten negatif, tapi yang terjadi pada akun Ferdinand murni kebijakan internal twitter.

"Tidak ada meminta ke Twitter untuk take down atau suspensi walau secara teknis bisa. Tapi saya tegaskan pemerintah tidak ada campur tangan," kata Rudiantara di Jakarta, Jumat (15/5).



Akun twitter milik Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean sempat dibekukan. Ferdinand menuding pemerintahan Jokowi terlibat dalam pembekuan tersebut karena dia selama ini merasa kritis dengan pemerintah.

Akun dengan nama @LawanPoLitikJKW itu kini telah aktif kembali.

Rudiantara mengatakan pembekuan tersebut kemungkinan disebabkan dua faktor. Pertama, ada laporan dari komunitas atau organisasi masyarakat yang merasa isi akun tersebut berkonten negatif.

Kedua, pembekuan sendiri yang dilakukan oleh pemilik akun. "Bisa saja orang itu suspend akunnya sendiri. Bisa saja saya punya akun saya saya bekukan sendiri. Jadi banyak faktor, tidak melulu pemerintah," katanya.

Rudiantara mengatakan agar ke depan kasus pembekuan akun twitter tidak terjadi lagi dia minta masyarakat bijak dalam menggunakan sosial media.

(agt)