Setelah kemarin sejumlah anggota DPR mendorong digunakannya hak angket karena pengangkatan tersebut penuh pelanggaran hukum, kali ini Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) berencana menggelar aksi unjuk rasa untuk menentang putusan tersebut.
Unjuk rasa rencananya dilakukan di Istana Negara dan Kementerian Dalam Negeri, Jumat mendatang. Ketua FUIB Rahmat Himran mengatakan akan segera menggelar konsolidasi nasional untuk membahas aksi unjuk rasa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua FUIB Rahmat Himran (kedua kiri) akan mengerahkan massa untuk memprotes pelantikan Kemjen M. Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat. (CNN Indonesia/M Andika Putra) |
Rahmat mengatakan ada dua tuntutan yang disuarakan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Pertama, menuntut Presiden Joko Widodo untuk meninjau kembali penunjukkan Iriawan menjadi pejabat gubernur Jawa Barat.
Tuntutan kedua, mendesak Jokowi mencopot Tjahjo Kumolo dari jabatannya sebagai menteri dalam negeri karena diduga telah melanggar UU Aparatur Sipil Negara, UU Kepolisian dan UU Pemilihan Kepala Daerah dalam penunjukan Iriawan menjadi pejabat gubernur Jawa Barat.
Rahmat berharap tuntutan tersebut nantinya dipenuhi Jokowi.
Lihat juga:SBY Kritik Penguasa Cederai Akal Sehat |
Ketua FUIB Rahmat Himran (kedua kiri) akan mengerahkan massa untuk memprotes pelantikan Kemjen M. Iriawan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat. (CNN Indonesia/M Andika Putra)