Sistem Satu Arah Cipali Diklaim Tak Bikin Macet Jalur Arteri

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Kamis, 21/06/2018 01:12 WIB
Sistem Satu Arah Cipali Diklaim Tak Bikin Macet Jalur Arteri Sistem satu arah atau one way diterapkan di KM 188 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) arah Jakarta hingga gerbang Tol Cikarang Utama. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengklaim sistem satu arah atau one way di KM 188 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) arah Jakarta hingga gerbang Tol Cikarang Utama tak akan membuat jalur arteri di sekitarnya macet.

Sistem satu arah di hari sebelumnya berimbas pada kemacetan parah di jalur arteri Jalan KH Noer Alie Kalimalang.

"Tadi malam menumpuk karena dari Polres mungkin belum siap betul. Hari ini kami libatkan juga [kepolisian dalam merumuskan satu arah]," kata Budi saat ditemui di Gedung Kemenhub, Jakarta, Rabu (20/6).



Dia mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kakorlantas Polri terkait sistem tersebut yang kembali diterapkan di Cipali sejak pukul 15.00 WIB.

Jalur tol dari kilometer 188 Tol Palimanan hingga Gerbang Tol Cikarang Utama hanya mengarah ke Jakarta. Begitu pula dari arah Cikarang Utama menuju Jakarta baru akan diterapkan sistem dua arah atau contraflow seperti biasa.

Nantinya bagi pengendara yang berasal dari arah Jakarta menuju timur Pulau Jawa akan diarahkan keluar di Gerbang Tol Cikarang Barat. Lalu pengendara melanjutkan perjalanan melalui jalur nontol Indramayu-Cirebon-Ciperna-Plumbon jalur Pantura.


Budi menyampaikan harus ada pengorbanan bagi pengendara dari arah Jakarta. Hal ini untuk mencegah kepadatan berlebih pada puncak arus balik lebaran 2018.

"Barat ke timur, ya enggak apa-apa kan [lewat jalur nontol]? Memang risiko begitu, selective priority. Truk saja dari kemarin tidak boleh lewat situ. Saya bilang ke kepolisian, kalau masih lewat keluarkan dari lintasan. Kita prioritaskan yang arus balik," ujarnya.

Kemenhub memprediksi kepadatan di ruas tol Cipali akan meningkat jelang puncak arus balik Lebaran 2018 yang jatuh pada 19 dan 20 Juni 2018. Sebab itu diterapkan sistem satu arah atau one way.

Berdasarkan data Kemenhub yang diterima CNNIndonesia.com, sudah ada 808.026 kendaraan yang masuk ke Jakarta sejak 17-19 Juni 2018. Namun puncak arus balik diprediksi masih akan terjadi pada Minggu (24/6).
(pmg/pmg)