Anies Minta Pendatang Baru Jakarta Cek Kesehatan Dahulu

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Jumat, 22/06/2018 05:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan minta pendatang baru Jakarta cek kesehatan sebelum datang supaya tidak membawa penyakit ke ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan minta pendatang baru Jakarta cek kesehatan agar tidak bawa penyakit ke Ibukota. (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan empat imbauan untuk pendatang yang akan ke Jakarta usai Lebaran ini. Pertama dia mengimbau pendatang baru tidak membawa penyakit ke Ibukota.

Oleh karena itu dia mengimbau kepada para pendatang baru agar terlebih dahulu melakukan cek kesehatan untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi prima.

Imbauan tersebut dia sampaikan agar nantinya pendatang tersebut tidak membawa masalah baru ke Jakarta atau kota lain yang menjadi tujuan. "Pastikan semua imunisasi, vaksin dibereskan sehingga kedatangan kalaupun ada masalah tidak menimbulkan kontribusi ke daerah baru," katanya, Kamis (21/6).



Imbauan kedua, memastikan diri ikut serta dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Upaya tersebut diperlukan sebagai antisipasi jika mereka nantinya mengidap penyakit saat merantau.

Imbauan ketiga, menaati aturan kependudukan di Jakarta. Kepada pendatang tersebut Anies mengimbau agar mereka bisa langsung melapor ke RT/RW.

Sedangkan imbauan keempat, punya ketrampilan. Anies mengimbau pendatang baru ke Jakarta membekali diri dengan ketrampilan yang cukup sehingga nantinya tidak menimbulkan beban di Jakarta.


Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Edison Sianturi memperkirakan jumlah pendatang baru di Jakarta usai Lebaran tahun ini akan mencapai 72.167 orang, naik dua persen dari tahun sebelumnya.

Dinas Dukcapil DKI Jakarta akan kembali menggelar operasi Bina Kependudukan (Binduk) dalam menyambut para pendatang baru. Operasi ini digelar setelah arus balik selesai, yakni H+7 Lebaran.

"Kami akan adakan operasi Binduk, Bina Kependudukan. Fokusnya dua jalur, sosialisasi dan penertiban. Kita akan masuk ke pemukiman-pemukiman padat, apartemen, rusun, untuk memberikan pembinaan terkait peraturan di Jakarta," kata Edison saat dihubungi, Selasa (12/6).

(agt/pmg)