Bandingkan Tragedi 'Brexit', JK Klaim Mudik 2018 Lebih Baik

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Kamis, 21/06/2018 22:39 WIB
Bandingkan Tragedi 'Brexit', JK Klaim Mudik 2018 Lebih Baik Arus mudik lebaran 2018. (dok. CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengklaim kondisi arus mudik selama Lebaran kemarin jauh lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

JK mengatakan tak ada kemacetan parah di jalur yang kerap dilintasi pemudik. Termasuk jalur pintu keluar tol Brebes atau dikenal Brexit yang sempat memicu macet parah pada arus mudik 2016 lalu.

"(Kondisinya) sangat jauh, apalagi dua tahun lalu ada Brexit. Sekarang macet sedikit, tapi tidak parah," ujar JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/6). 


Minimnya kemacetan menurut JK tak lepas dari tambahan cuti bersama yang diberikan pemerintah. Cuti yang awalnya hanya 13-19 Juni 2018 ditambah menjadi 11-20 Juni 2018.

Selain itu, menurutnya pembangunan sejumlah ruas tol turut memperlancar pemudik yang kembali ke kampung halaman.

"Infrastruktur kita sudah lebih baik, jadi tidak ada lagi kemacetan parah. Kita juga bersyukur kecelakaan yang sampai meninggal turun drastis," ucapnya.

Ia pun mengapresiasi kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, hingga petugas kepolisian yang membantu mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar dan aman.

"Semua tentu memberi sumbangan untuk kelancaran mudik kali ini. Kita apresiasilah semua pihak," ungkapnya.

Kepolisian sebelumnya merilis jumlah korban meninggal dunia selama arus mudik hingga H+3 tahun ini mencapai 333 orang. Jumlah ini menurun dibandingkan periode yang sama setahun silam sebanyak 815 orang. (evn)