Sandiaga Minta Para Pendatang Baru Tak Jadi Beban Ibu Kota

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Jumat, 22/06/2018 05:55 WIB
Sandiaga Minta Para Pendatang Baru Tak Jadi Beban Ibu Kota Para penumpang kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno berharap para pendatang baru yang tiba di Jakarta tak menjadi beban baru bagi ibu kota.

Ia mengimbau agar para pendatang harus memiliki keterampilan khusus yang dapat digunakan untuk mencari penghasilan di Jakarta.

"Kita pastikan disini [pendatang] agar memiliki keterampilan yang bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan di Jakarta," ujar Sandiaga di area Jakarta Fair, JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat Kamis (21/6).



Di sisi lain, Sandiaga turut memastikan akan membuka lapangan kerja baru bagi para pendatang yang urung mendapatkan pekerjaan agar memperoleh penghidupan yang layak di ibu kota.

"Kami pastikan mereka tak jadi beban bagi kota Jakarta ke depan. Kita pastikan lapangan pekerjaannya di ibu kota," ujar Sandiaga.

Guna mewujudkan hal itu, Sandiaga menargetkan Pemprov DKI Jakarta dapat membuka 250 ribu lapangan kerja baru melalui program OK OCE dalam lima tahun.


Selain itu, ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Jakarta bisa mencapai 7 persen.

"Kita harus memenangkan ekonomi Jakarta, target kita tumbuh 7 persen. Melalui OK OCE kita ingin membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ujarnya.

Di sisi lain, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu menegaskan tiap pendatang baru wajib lapor diri ke RT atau RW setempat guna melakukan pendataan penduduk.

Hal itu sudah sesuai dengan Perda tentang kependudukan dan catatan sipil bagi warga di wilayah DKI.

"Yang kita lakukan mendata para pendatang khsususnya 1x24 jam data lapor ke RT daftar ke RW," pungkasnya.
(pmg)