Kecelakaan Mudik Lebaran Telan 373 Jiwa

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 22/06/2018 16:52 WIB
Kecelakaan Mudik Lebaran Telan 373 Jiwa Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mabes Polri mencatat jumlah kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018 mencapai 1.661 kasus. Di antaranya, korban meninggal sebanyak 373 jiwa.

Kendati begitu, angka tersebut tercatat turun 35 persen dibandingkan kasus kecelakaan pada periode yang sama tahun lalu, yaitu 2.557 kasus. Adapun jumlah korban jiwa yang melayang tahun lalu turun 42 persen dari 639 jiwa.

Dari sisi jumlah kendaraan, penurunan kecelakaan mencapai 31 persen menjadi 3.285 unit, terdiri dari sepeda motor dan roda empat. Namun, sepeda motor mendominasi jumlah kendaraan bermotor terbanyak yang terlibat kecelakaan, yakni 2.310 unit.



Sisanya, 57 unit bus, 481 unit kendaraan penumpang, dan 231 unit kendaraan barang.

Dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/6), Kepala Bagian Penerangan Satuan Mabes Polri Komisaris Besar Yusri Yunus menyebut jumlah tersebut diperoleh berdasarkan operasi yang dilakukan kepolisian sejak H-8 Lebaran 2018.

Sebelumnya, Kepala Posko Mudik 2018 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wahju Adji mengklaim angka kecelakaan selama arus mudik mengalami penurunan baik dari jumlah kejadian, korban jiwa sampai kerugian materil.


Ia menyebut penurunan kecelakaan lalu lintas lantaran kini sudah banyak pemudik yang tidak pulang ke kampung halamannya menggunakan sepeda motor seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tercatat, pemudik sepeda motor tahun lalu angkanya mencapai 3.515 dan kini turun menjadi 2.310.

"Tapi dari tahun sebelumnya memang kebanyakan dari sepeda motor. Karena mudik dengan sepeda motor turun drastis, sehingga angka kecelakaaan turun drastis," pungkasnya. (bir)