Sistem lawan arus itu diberlakukan untuk mengurangi kepadatan volume kendaraan pada Sabtu malam atau H+7 Lebaran, dimulai pukul 18.00 WIB.
"Saat ini sedang diberlakukan contraflow karena padatnya kendaraan dan ada penyempitan lajur," kata petugas Jasa Marga Tika di Karawang, Jawa Barat, seperti dikutip Antara, Sabtu (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Lihat juga:Lebaran dan Simalakama 'Rest Area' Jalan Tol |
Jasa Marga mencatat lebih dari 558.000 kendaraan telah melintasi Gerbang Tol Cikarang Utama mengarah ke Jakarta selama 17-21 Juni pascalibur Lebaran 2018.
Humas PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek Irwansyah mengatakan volume lalu lintas arus balik akumulasi ini meningkat sekitar 56 persen dibandingkan dengan lalu lintas harian normal sebanyak 356.992 kendaraan.
Lonjakan jumlah kendaraan di tol Cikampek terjadi pada H+4 atau Rabu (20/6). Ketika itu, sebanyak 124.000 Kendaraan melintas di GT Cikarang Utama atau naik sebesar 75 persen dari lalu lintas normal sebesar 71.000 kendaraan.