SMS 'Amien Rais Presiden 2019' Beredar di Surabaya

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 25/06/2018 12:12 WIB
SMS 'Amien Rais Presiden 2019' Beredar di Surabaya Politikus senior PAN Amien Rais. (Foto: CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Surabaya mendapatkan layanan pesan singkat SMS yang bertuliskan Coblos Khofifah-Emil for Amien Rais Presiden 2019! cloo.glcWf6Xx -PAN JATIM.

Salah seorang yang mendapatkan pesan itu adalah petugas keamanan di satu kantor pengiriman di Kota Surabaya. "Saat saya buka HP di rumah, sudah ada SMS itu," tutur dia kepada CNNIndonesia.com di Surabaya, Senin (25/6).

Pria itu mengaku awalnya tidak mengetahui persis SMS tersebut. Namun terdapat keterangan bahwa SMS tersebut masuk pada tanggal 21 Juni 2018, pukul 23:03 WIB.


"Saya tidak tahu siapa yang mengirim SMS itu. Saya tidak pernah menyimpan dan tidak mengetahui nomor pengirim SMS," katanya.


Petugas keamanan itu juga mengaku mendapatkan dua SMS yang temanya hampir sama yakni ajakan untuk mencoblos Khofifah-Emil untuk Amien Rais Presiden 2019.

Diketahui, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak merupakan pasangan calon pemimpin Jawa Timur yang berhadapan dengan pasangan Gus Ipul-Puti Sukarno. Pencoblosan akan dilakukan pada 27 Juni atau Rabu.

SMS yang kedua itu bertuliskan, Demi Amien Rais presiden 2019 coblos Khofifah-Emil qoo.glcWf6Xx -DPP PAN. SMS itu juga masuk pada tanggal dan jam yang sama yaitu 21 Juni 2018, pukul 23:03 WIB, namun berbeda nomor pengirim SMS.

"Saya rasa ini model kampanye baru yang saya dapat. Terlepas salah atau benar metode kampanye seperti itu, saya harap apapun pilihannya yang penting kondisi di Jawa Timur tetap aman," ujarnya.

Warga Surabaya Terima SMS 'Amien Rais Presiden 2019'Foto: CNN Indonesia/Kurniawan


Sementara itu, Ketua Bawaslu Jatim Mohammad Amin mengatakan instansinya tengah menyelidiki beredarnya pesan singkat anjuran memilih Khofifah-Emil untuk Amien Rais Presiden 2019. "Saat ini masih kita selidiki dan sampai saat ini masih menunggu hasilnya," ucap Amin.

PAN Klarifikasi

Dikonfirmasi secara terpisah, salah satu anggota Timses Khofifah - Emil, yang juga menjabat sebagai Bendahara PAN Jatim, Agus Maimun menegaskan bahwa SMS tersebut sebenarnya hampir sama dengan SMS yang mengatasnamakan BM PAN beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya kita sudah klarifikasi. Kami merasa dirugikan dengan adanya SMS itu. SMS itu bertendensi provokatif dan bukan berasal dari kami," tuturnya.

Dia juga merasa SMS itu merugikan PAN. Alasannya, SMS tersebut mencoba mengaitkan antara Pilgub dan Pilpres secara tidak berdasar. Pasalnya, kontestasi di daerah tidak ada sangkut pautnya dengan kontestasi nasional Pilpres.


"Tidak berasal dan atau bukan merupakan keputusan partai. PAN Jawa Timur juga sudah menghubungi nomor penyebar SMS tersebut, namun tidak aktif," katanya.

Dia mengimbau pada siapapun dan pihak manapun untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan kegaduhan politik dan berdampak tidak baik di Jawa Timur. (dik/asa)