Plt Gubernur Sulsel Soemarsono mengatakan potensi konflik dipicu persoalan pencoretan pasangan petahana Sabirin Yahya-A Mahyanto Massarappi sehari sebelum pelaksanaan Pilkada.
"Satu pasangan didiskualifikasi Panwaslu, direkomendasikan KPU setempat karena telat melaporkan laporan pertanggungjawaban dana kampanye selama lima menit. Terjadi ketegangan di Sinjai, ini yang kita antisipasi," kata Soemarsono kepada Mendagri Tjahjo Kumolo lewat video telekonferensi, Rabu (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Berebut Suara 24 Daerah di Pilgub Sulsel |
"Kalau KPU sudah keluarkan surat diakualifikasi, maka harusnya surat suara diganti. Suara untuk pasangan itu tidak dihitung karena tidak sah," ucap Abhan sat ditemui di Semarang, Rabu (27/6).
Pasangan A Seto Gadhista Asapa-A Seto Kartini diusung PKB, Golkar dan Gerindra. Sementara pasangan Takyuddin Masse-Mizar Roem didukung PKS, PBB, Nasdem, PPP, dan Hanura. (ayp/gil)
