Al Khaththath Proklamasi Jadi Pembina Caleg Muslim Indonesia

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Kamis, 05/07/2018 18:08 WIB
Al Khaththath Proklamasi Jadi Pembina Caleg Muslim Indonesia al Khaththath mengklaim siap membina caleg muslim di seluruh Indonesia. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath memproklamirkan diri sebagai pembina calon anggota legislatif Pemilu 2019 yang beragama Islam. Dia membuka ruang kepada para caleg beragama Islam jika ingin berdiskusi dalam menghadapi Pemilu 2019.

Selain itu, Al Khaththath juga mengatakan bakal ikut berjuang memenangkan para caleg muslim. Dengan kata lain, Al Khaththath tidak hanya sekadar memberikan masukan dari balik layar, tetapi juga ikut berkampanye jika diminta.

Dia mengumumkan hal tersebut dalam acara Urun Rembug Strategi Pemenangan Umat Islam dalam Pileg dan Pilpres 2019 di Masjid Baiturrahman, Menteng, Jakarta, Kamis (5/7).


"Saya siap menjadi pembina caleg muslim seluruh Indonesia dalam pileg 2019. Takbir!" ujar Al Khaththath.


Al Khaththath akan membentuk suatu forum silaturahmi caleg muslim di sejumlah daerah. Dalam waktu dekat, Al Khaththath akan membentuk forum tersebut di wilayah Jabodetabek terlebih dahulu.

Al Khathath mengatakan bahwa misi pemenangan caleg muslim memerlukan suatu pengorganisasian. Tentu dalam rangka memantapkan strategi pemenangan caleg muslim.

"Juga harus ada forum relawan caleg muslim, dan saya siap menjadi pembina," kata Al Khaththath," katanya.


Tolak Caleg dari Parpol PDIP Cs

Al Khathath mengatakan dirinya siap menjadi pembina caleg muslim di seluruh Indonesia. Baik itu caleg DPR, DPRD provinsi, ataupun caleg DPRD kabupaten/kota. Dia juga mengklaim siap turun ke jalan untuk memenangkan caleg muslim atau tidak hanya sebatas memberi masukan.

"Saya akan berjuang untuk memenangkan seluruh caleg muslim yang berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan umat Islam," tutur Al Khathath.


Namun, Al Khathath mengaku enggan membina dan memenangkan caleg dari parpol selain yang tergabung dalam koalisi umat. Dengan demikian, Al Khathath bakal menolak caleg dari PDIP, Golkar, Hanura, Demokrat, Perindo, Partai Garuda, PPP, PKB, PSI, dan PKPI.

"Kita menangkan caleg-caleg muslim khususnya dari partai partai yang tergabung dalam koalisi umat," kata Al Khathath

"Apa saja, PAN, PKS, PBB, Gerindra, Idaman yang merger di PAN, dan Berkarya," lanjutnya.


Setelah itu, Al Khathath menegaskan bahwa caleg muslim mesti memiliki ideologi Islam. Mesti memperjuangkan kepentingan umat Islam. Al Khathathat mengatakan ideologi Islam adalah sumber dan modal kekuatan bagi para caleg muslim untuk memenangkan Pemilu 2019.

"Jangan deh kalo enggak mau memperjuangkan Islam," ujar Al Khathath.

Al Khathath adalah salah satu tokoh penting dalam Persaudaraan Alumni 212. Kelompok itu telah menggiring ribuan umat muslim terjun ke jalan menolak kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Jakarta. Alumni 212 telah menggiring massa untuk turut terlibat bersikap dalam perkembangan politik di Indonesia.


(DAL)