"Catatan saya kenapa sembilan nama capres ini belum selesai diproses? Ini petinggi-petingginya sudah menyebut nama Anies Baswedan. Jadi dugaan bahwa sembilan capres ini main-main saja," ujar Mahfudz di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7).
Mahfudz menuturkan PKS saat ini terlihat sudah menutup pintu bagi kadernya sendiri, salah satunya Anis Matta untuk menjadi capres di Pilpres 2019. PKS, kata dia, lebih memilih sosok eksternal untuk melancarkan ambisinya menang di Pilpres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak Setuju Anies Baswedan
Ia juga meminta Anies tidak meniru langkah Jokowi yang memilih menjadi capres di 2014 meski baru dua tahun menjabat sebagai Gubernur DKI.
"Jangan sampai preseden yang tidak baik itu diikuti jejaknya. Nanti membuat kekecewaan saya sebagai warga yang lahir dan besar di Jakarta," ujar Mahfudz.
Lihat juga:PKS: Anies Lebih Layak Diusung Jadi Capres |
Tak hanya itu, gelaran Pileg dan Pilpres serentak membuat niat tersebut akan terhambat.
"Persoalannya sekarang kalau ada beberapa petinggi PKS memiliki semangat menjagokan Pak Anies Baswedan, siapa partai yang setuju dengan itu? Lalu siapa yang siap memasangkan Anies Baswedan dengan koalisi yang lain. Saya rasa ini juga persoalan," ujarnya. (osc/sur)