DPRD DKI Sebut PKL Bisa Jadi Masalah saat Asian Games

DHF, CNN Indonesia | Rabu, 11/07/2018 02:14 WIB
DPRD DKI Sebut PKL Bisa Jadi Masalah saat Asian Games Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi meminta pemprov membenahi PKL, khususnya di tempat-tempat keramaian di dekat veneu Asian Games 2018. (CNN Indonesia / Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebut pedagang kaki lima (PKL) bisa jadi masalah besar saat perhelatan Asian Games 2018 bulan depan.

Prasetyo mengkritik Pemprov DKI Jakarta yang masih belum bisa menata PKL di tempat-tempat keramaian. Padahal gelaran Asian Games tinggal 39 hari lagi.

"Kalau PKL masih menumpuk, nanti jadi force majeure di mana-mana, nanti jadi tidak bagus juga. Indonesia sebagai tuan rumah, ya pesta besar ini harus ditunjukkan kepada dunia bahwa Jakarta dan Indonesia tidak ada apa-apa," kata Prasetyo usai rapat evaluasi persiapan Asian Games 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/7).


Dia meminta Pemprov DKI Jakarta segera membenahi PKL. Terutama di tempat keramaian sekitar venue Asian Games.

Selain itu Prasetyo juga menyoroti masalah harga tiket Asian Games 2018 yang cukup mahal. Dia menyayangkan hal ini terjadi padahal Badan Pajak dan Retribusi Daerah telah melonggarkan tarif pajak untuk tiket Asian Games.

Prasetyo juga mengkritik Pemprov DKI Jakarta yang belum mampu meningkatkan demam Asian Games seperti yang diinginkan Presiden Joko Widodo.

"Saya sering kunjungan kerja ke Palembang, saat turun dari pesawat sudah terasa akan ada Asian Games. Tapi di Jakarta, kok belum ada promosi begitu. Dari segitu banyaknya billboard, hanya berapa billboard yang baru terpasang Asian Games," ujarnya.

Asian Games 2018 akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018. Sebanyak sebelas ribu atlet dari 45 kontingen akan bertanding di empat puluh cabang olahraga.

(osc)