Pernyataan Sandi merespons Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang enggan menindaklanjuti rencana Pemprov DKI melepas saham perusahaan itu.
"Kalau DPRD menciptakan satu polemik yang terbuka di umum, ini akan menjadikan satu bahan yang bisa berakibat negatif kepada harga saham. Kalau harga saham turun yang rugi siapa? Yang rugi juga Warga Jakarta karena ini milik rakyat Jakarta," ucap Sandi saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Anies Lepas Saham Perusahaan Bir Bulan Depan |
Mantan bos perusahaan akuntan publik itu mengatakan setiap pernyataan terkait perusahaan akan memengaruhi perilaku investor.
Sebab itu, Sandi memutuskan tidak akan membahas lagi polemik PT Delta Djakarta hingga pelepasan diketok.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengumumkan akan melepas 26,25 persen saham di PT Delta Djakarta. Sandi menyebut pelepasan saham agar Pemprov DKI mendapat uang yang halal saja.
Rencananya saham itu akan dilego ke pemilik saham mayoritas San Miguel. Pemprov DKI menaksir bakal meraup Rp1 triliun dari penjualan tersebut.
Prasetyo mengungkap tak akan menindaklanjuti pelepasan saham itu. Dia beralasan tidak ada kesalahan dari PT Delta Djakarta yang menyumbang Rp38 miliar tiap tahunnya.
Niatan Prasetyo itu bakal mengganjal Pemprov DKI yang membutuhkan persetujuan DPRD untuk menyelesaikan pelepasan saham tersebut.