Eks Kadisdik DKI Diperiksa Polisi soal Dugaan Korupsi Sekolah

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Jumat, 13/07/2018 01:51 WIB
Eks Kadisdik DKI Diperiksa Polisi soal Dugaan Korupsi Sekolah Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sopan Adrianto memenuhi panggilan polisi. Sopan diperiksa soal dugaan korupsi rehabilitasi ratusan sekolah di Jakarta.

Sopan datang bersama Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati.

Keduanya enggan memberikan banyak keterangan kepada wartawan. Sopan enggan merinci pertanyaan yang dilayangkan polisi kepadanya. Dia hanya mengatakan mendapatkan 15 pertanyaan dari penyelidik.


"Enggak ada (dokumen yang dibawa) hanya pertanyaan klarifikasi saja. Saya enggak tahu (awal mula proyek rehabilitasi) itu karena pelaksananya ada di suku dinas, kalau saya jelaskan saya keliru," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/7).

Menurut Sopan penentuan anggaran dilakukan oleh suku dinas. Sedangkan keinginan rehabilitasi sekolah diajukan oleh sekolah-sekolah ke suku dinas.

"Usulan rehab itu datangnya dari sekolah kepada Sudin," tuturnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pemeriksaan terhadap Sopan dilakukan terkait dengan kebijakannya saat menjabat sebagai Kadisdik.

Namun Argo enggan menjelaskan lebih rinci terkait pemeriksaan tersebut.

"Jadi memang ada klarifikasi ya kita minta klarifikasi atau keterangan-keterangan yang berkaitan pada saat yang berkaitan menjabat di sana," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro tengah melakukan penyelidikan terlihat dugaan rehabilitasi 119 sekolah di DKI Jakarta. Dugaan korupsi tersebut diduga ada di APBD 2017 yang digunakan untuk rehabilitasi sekolah.

(DAL/DAL)