Moeldoko Klaim Dukungan Jadi Cawapres Datang Walau Dilarang

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Sabtu, 14/07/2018 02:13 WIB
Moeldoko Klaim Dukungan Jadi Cawapres Datang Walau Dilarang Moeldoko didorong jadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sudah tak mau ambil pusing mengenai dukungan sejumlah pihak kepadanya untuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ia menceritakan sempat meminta para pendukungnya menghentikan gerakan-gerakan di awal.

"Saya sudah banyak melarang. Sudah lah enggak usah bikin ribet begitu. Tapi ya namanya orang banyak bagaimana? Yang ini dilarang, yang lain bergerak," kata Moedoko di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jumat (13/7).


Sebelumnya, Moeldoko mendapat dukungan maju menjadi bakal calon wakil presiden dari sejumlah kerabat dan simpatisan dalam acara peringatan hari ulang tahun beberapa waktu lalu.

Para simpatisan bergabung dalam Kawan Moeldoko. Dukungan diberujan karena pengalaman Moeldoko di dunia militer, politik, dan pemerintahan karena menjabat Kepala KSP. 

Selain itu, mantan Panglima TNI ini juga menerima dukungan dari Jodoh (Jokowi-Moeldoko). Koordinator Jodoh Dhini Mudiyani berpendapat kedekatan kedua tokoh bisa menjadi dasar Moeldoko mendampingi Jokowi lima tahun mendatang. 


Menanggapi hal itu, Moeldoko menyatakan dukungan diberikan atas inisiatif masing-masih simpatisan dan pendukung. 

"Saya mengapresiasi tapi intinya saya fokus apa yang saya hadapi sekarang. Itu ada yang menentukan sendiri yang maha kuasa," ucapnya. 


(DAL/DAL)