Anies soal Bendera Tiang Bambu: Itulah Rakyat Kita

Patricia Diah Ayu Saraswati, CNN Indonesia | Rabu, 18/07/2018 15:59 WIB
Anies soal Bendera Tiang Bambu: Itulah Rakyat Kita Anies Baswedan menginstruksikan seluruh lurah di Jakarta mendukung inisiatif warga menyambut Asian Games, termasuk penggunaan bambu untuk tiang bendera. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons positif inisiatif warga memasang tiang bambu untuk penyangga bendera peserta Asian Games 2018.

Anies menginstruksikan seluruh lurah di Jakarta untuk mendukung segala bentuk inisiatif dari warga dalam menyambut Asian Games, termasuk penggunaan bambu untuk memasang bendera.

"Saya instruksikan kepada semua lurah untuk membantu warga yang memiliki inisiatif menyambut Asian Games, jangan justru malah ditahan apalagi direndahkan," kata Anies di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).



Anies menyebut penggunaan bambu untuk dijadikan sebagai tiang bendera merupakan hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia.

"Itulah rakyat kita," ujarnya.

Selain itu, kata Anies, bambu juga merupakan tanaman khas Indonesia yang memang kerap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Lebih dari itu, Anies menuturkan penggunaan bambu tersebut justru patut diapresiasi, sebab justru menunjukkan jika masyarakat Indonesia tidak bergantung pada hasil produksi pabrik semata.

"Kalau ini dia melanjutkan tradisi, meratakan kesejahteraan, dan kesederhanaan itu boleh kok bagian dari Jakarta. Ini harus diapresiasi dan dihargai, ini kerja inisiatif warga, jangan sampai direndahkan," tuturnya.


Sebelumnya, sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara sempat mencopot sejumlah bendera Asian Games yang dipasang menggunakan bambu.

Anies pun kemudian membuat memo yang menginstruksikan para jajarannya untuk kembali memasang bendera yang telah dicopot tersebut.

"Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap pastikan keamanan dan kerapiannya," kata Anies dalam memo yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (18/7). (gil)