FOTO: Dokter-dokter Muda Tuntut Ijazah di Seberang Istana

Andry Novelino, CNN Indonesia | Kamis, 19/07/2018 17:31 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah aksi aksi di seberang Istana Merdeka, demi menuntut pemberian ijazah mereka yang ditahan. Dokter-dokter muda melanjutkan aksi di Istana Bogor.

Puluhan orang yang tergabung dalam Pergerakan Dokter Muda Indonesia (PDMI) melakukan aksi unjuk rasa menuntut ijazah dokter mereka di seberang Istana Kepresidenan, depan pintu barat Monas, Jakarta Pusat,19 Juli 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Aksi mereka diawali long march dari IRTI Monas menuju titik demo di Silang Monas, Jalan Merdeka Barat dengan menggunakan snelli (jas dokter) sambil membawa sejumlah poster serta spanduk. Sejumlah dokter muda yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ikut aksi yang digelar Kamis siang, 19 Juli 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Para pedemo menyatakan Ijazah dokter mereka sampai dengan saat ini masih ditahan dengan alasan terkait UU Pendidikan Kedokteran perihal uji kompetensi dan sertifikat kompentensi dokter.(CNN Indonesia/Andry Novelino)
Mereka bertujuan menyampaikan aspirasinya kepada Presiden RI Joko Widodo perihal ijazah mereka yang masih tertahan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Para dokter muda itu berdemo untuk meminta presiden menyelesaikan polemik ijazah mereka yang ditahan pihak kampus. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Mereka menuntut ijazah karena keputusan MK sudah menjelaskan uji kompetensi kedokteran diselenggarakan organisasi profesi bukan Kemenristekdikti. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Para pedemo menyatakan ijazah dan sertifikat profesi beda. Mereka menegaskan setelah yudisium seharusnya mendapatkan ijazah. Mereka pun sudah koas dan tinggal menunggu uji kompetensi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Akibat Presiden Jokowi tak berada di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, para pedemo melanjutkan aksinya ke Istana Kepresidenan di Bogor. Koordinator aksi menyatakan sekitar 50 orang menjadi perwakilan peserta unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi di Istana Bogor, Kamis sore, 19 Juli 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)