Kulkas Milik Napi Lapas Sukamiskin Dikembalikan ke Keluarga

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 19:07 WIB
Kulkas Milik Napi Lapas Sukamiskin Dikembalikan ke Keluarga Sejumlah barang sitaan hasil sidak diperlihatkan saat pers rilis di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/7). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah barang-barang 'istimewa' milik narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, akan dikembalikan ke keluarga narapidana.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Lapas Klas I Sukamiskin, Alfi Jahrin Kiemas memastikan sejumlah fasilitas istimewa yang ditemukan tim gabungan Direktorat Pemasyarakatan Kemenhukam bersama Satgas Kamtib Jawa Barat bukan disediakan oleh pihak lapas.

"Fasilitas dari kita kan standar saja. Itu barang-barang milik mereka (penghuni lapas)," kata Alif ditemui di halaman Lapas Sukamiskin, Senin (23/7).


Tim gabungan yang dipimpin Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami menemukan barang-barang di kamar narapidana mulai dari dispenser, kompor gas, kulkas, kipas angin.
Alfi yang juga menjabat Kepala Divisi Lapas mengaku belum dapat merinci barang-barang yang ditemukan dalam inspeksi mendadak Dirjen Kemenhumham.

"Sekarang (barangnya) sedang dihitung," ujarnya.

Alfi menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengembalikan barang-barang yang bukan milik Lapas.

"Nanti kami tanya kepada pihak keluarga mereka, apakah mau diambil atau tidak," ucapnya.

Disinggung mengenai barang dari luar yang bisa masuk ke dalam Lapas, Alfi mengatakan dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

"Nanti kami dalami," katanya.

Kembali ke Sel

Sementara, sel Fuad Amin dan adik Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan di Lapas Sukamiskin masih disegel usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami menerangkan, kedua sel masih kosong hingga saat ini.

"Fuad Amin sakit muntah darah. Ada suratnya tanggal 19 Juli di Rumah Sakit Borromeus," kata Sri, Minggu (22/7).

Sedangkan Wawan, sudah kembali ke lapas sejak Sabtu kemarin.

"Wawan saat ini tinggal di kamar sebelahnya. Masih ada kamar yang bisa dihuni. Dia rawat lanjutan," tutur Sri.

Sri mengatakan kunci kedua sel sudah dipegang petugas lapas.

"Yang kami temukan semua ada kuncinya," katanya, "Aturannya kuncinya ada di kita semua. Memang ada cadangan di petugas. Tapi tahanan seharusnya tidak pegang kunci."

Sri menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang dilakukan KPK.

KPK menetapkan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen menjadi tersangka kasus suap jual fasilitas napi korupsi di Lapas Sukamiskin.

Selain Kalapas Sukamiskin; ada tiga orang yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni suami artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah; staf Wahid Husen, Hendry Saputra; dan narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping Andi Rahmat.

Barang bukti yang diamankan uang total Rp279.920.000 dan US$1.410. Selain itu, ada dua mobil Wahid yang diamankan KPK karena diduga terkait suap, yaitu Mitsubishi Triton Exceed berwarna hitam dan Mitsubishi Pajero Sport berwarna hitam.
(hyg/ugo)




BACA JUGA