"Sebagaimana yang kita sampaikan semua berjalan normal dan bahkan kinerja kian optimal dan efektif baik itu dari Pilkada 2015, 2017 dan 2018," ujar Mustafa di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (23/7).
PKS sempat didera isu perpecahan di internal partai jelang tenggat waktu pendaftaran bakal caleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Politikus PKS Mahfudz Siddiq menjelaskan kala itu isu perpecahan terjadi karena banyak caleg PKS untuk tingkat DPR maupun DPRD berguguran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Mustafa tetap meyakini pendaftaran caleg partainya berlangsung normal dan efektif.
"Mesin partai semakin tangguh," dalih Mustafa menegaskan sebaliknya terkait rumor perpecahan di internal partainya.
PKS yang mendapat nomor urut 8 dalam pemilu tahun depan telah mendaftarkan 538 orang untuk 80 daerah pemilihan ke ke KPU. Komposisi bacaleg yang didaftarkan adalah 326 pria dan 212 perempuan.
Jumlah caleg yang PKS ajukan ini lebih banyak ketimbang pada 2014 silam. Kala itu PKS mendaftarkan 492 caleg dengan hasil perolehan 6,79 persen suara nasional dan 40 kursi di DPR periode 2014-2019. (kid)