Waketum Gerindra Enggan Minta Maaf Usai Sebut AHY Anak Kecil

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 20:58 WIB
Arief Poyuono enggan meminta maaf dan menarik ucapannya yang menyebut AHY sebagai anak kecil. Menurutnya, ucapan itu adalah kritik agar AHY kuat. Waketum Gerindra Arief Poyuono. (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono enggan meminta maaf usai menyebut Ketua Komando Satuan Tugas Bersama Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebagai anak kecil. 

Ia merasa tak bersalah menilai AHY sebagai anak boncel meski ditegur oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Saya tidak mau minta maaf, ngapain? Orang tujuan saya benar kok," ujar Arief saat dihubungi, Senin (27/6).


Arief menjelaskan alasannya menyebut AHY sebagai 'anak boncel'. Menurutnya AHY belum memiliki pengalaman politik. Ungkapan itu, kata dia, semakin tepat ketika AHY hendak dijadikan calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2019.

Meski memiliki potensi berbekal latar belakangnya sebagai lulusan Akademi Militer (Akmil), Arief merasa AHY harus ditempa dalam politik.

AHY, kata dia, juga harus tahan mendapat kritik keras untuk menjadi pemimpin bangsa ke depan. Bahkan, ia menilai AHY beruntung karena bukan dikritik oleh masyarakat.

"AHY ini harus ditempa. Dikritik harus kuat. Jangan tiba-tiba lapor, baru dihina begitu. Untung yang menghina saya, kalau yang mengina masyarakat kecil gimana?" ujarnya.
Di sisi lain, Arief menilai nasib AHY sebagai cawapres bagi Prabowo merupakan kesepakatan dari parpol koalisi. Namun, ia kembali menegaskan AHY harus mau dan berani dihina jika ingin menjadi pemimpin bangsa.

AHY, kata dia, juga harus mencontoh Joko Widodo saat menjadi capres di Pilpres 2014. Selain dihina olehnya, Arief menyebut Jokowi lebih tragis karena sempat dihina juga oleh Jusuf Kalla yang kemudian menjadi cawapresnya di Pilpres 2014.

"AHY harus diuji karena nanti dia yang memimpin Indonesia. Makanya harus disiapkan jadi pemimpin yang kuat dan mumpuni. Biarkan masyarakat yang menilai AHY siapa. Tidak bisa jadi pemimpin kalau kayak gini," ujar Arief.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyesalkan pernyataan Arief Poyuono yang meremehkan kualitas AHY.

"Saudara Arief Poyuono, saya sangat menyesal mendengar Anda membuat komentar tentang rencana kita berkoalisi dengan partai Demokrat," ucap Prabowo melalui surat yang diberikan kepada Arief Poyuono. Surat tersebut diberikan oleh Waketum Gerindra Sugiono, Senin (23/7).


(ugo/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK