"Pak Anies berusaha untuk merangkul semua mari kita apresiasi dan kita jangan terlalu taruh semua hal itu dalam mikroskop yang berpotensi untuk saling sikut, saling menjatuhkan," kata Sandiaga di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (27/7).
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video yang diambil dari jarak jauh itu ramai diperbincangkan di media sosial. Isinya, Anies Baswedan yang sedang menyampaikan pidato peresmian Lapangan Banteng, Rabu (25/7).
"Siapa yang bilang? Ahok yang ngerancang!" terdengar seruan seorang wanita. "Ahok! Semua Ahok, tau enggak lo!" teriakan lain menimpali.
Potongan video itu kemudian beredar dan cenderung menyebut Anies sebagai pihak yang mengklaim pembangunan Lapangan Banteng yang seharusnya merupakan prestasi gubernur sebelumnya, Basuki T. Purnama alias Ahok.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara peresmian revitalisasi lapangan Banteng di Jakarta, Rabu (25/7). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
"Enggak lah. Sudah lah, kita tahu buat saya ini elemen-elemen yang merusak bangsa kita, persatuan kita," ucapnya.
Sejumlah akun lainnya di Twitter kemudian menampilkan rekaman video pidato Anies dari jarak dekat yang lebih panjang dan utuh.
[Gambas:Twitter]
"..Dan yang juga perlu secara khusus kita berikan apresiasi, yang merancang dan menyiapkan grand design dari nol, Bapak Yori Antar," ucap Anies, merujuk pada arsitek perancang taman itu.
Program revitalisasi Lapangan Banteng digagas oleh Ahok sejak tahun 2016 dan dilanjutkan oleh penggantinya, Djarot Saiful Hidayat. Peresmian revitalisasinya dilakukan oleh Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono, Maret 2017.
(arh/sur)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara peresmian revitalisasi lapangan Banteng di Jakarta, Rabu (25/7). (