Jokowi Ingin Pramuka Paham soal Kecerdasan Buatan

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 01:33 WIB
Jokowi Ingin Pramuka Paham soal Kecerdasan Buatan Presiden Jokowi meminta semua anggota Pramuka terus meningkatkan diri dengan pengetahuan terbaru termasuk di bidang teknologi. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menginginkan generasi muda terutama yang bergabung dalam Pramuka dapat terus merevitalisasi diri. Salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan hingga ke ranah digital termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligent)

Hal ini disampaikan dalam Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Hari Pramuka Ke-57 di Lapangan Gajah Mada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta timur.

"Pramuka harus merevitalisasi dirinya agar dapat membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh, tahan banting, berakhlak mulia, dan inovatif," kata Jokowi, Selasa (14/8).


"Pramuka harus dididik, bukan hanya bahasa morse, tapi juga bahasa dan pengetahuan digital, koding, artificial intelligent, semuanya harus tahu," ucap mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi berpendapat revitalisasi diri saat ini dibutuhkan sebab tantangan yang dihadapi berubah. Kondisi serta permasalahan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan masa lalu.

Ia menceritakan perkembangan teknologi sekarang mampu menciptakan advanced robotics dan internet of things. Revolusi Industri 4.0 kini juga disebut memiliki dampak tiga ribu kali lebih besar daripada revolusi industri pertama.

Meski demikian Jokowi masih menganggap latihan baris-berbaris, mendirikan tenda, menyimpul tali sebagai hal yang masih harus dipelajari. Materi itu menurut dia dapat memupuk nilai unggul, kedisplinan, ketekunan, serta akhlak mulia.

"Nilai unggul itu yang dibutuhkan generasi muda Indonesia untuk memenangkan persaingan global di masa kini dan depan dan untuk membawa Indonesia menjadi bangsa pemenang dan jaya," tuturnya selaku Pembina upacara.

Oleh sebab itu ia berpesan generasi muda saat ini terutama anggota Pramuka harus selalu haus prestasi dan berkarya dalam bidang apapun. Jokowi juga mengingatkan bahwa nasib Indonesia mendatang ada di tangan generasi muda.

"Ingat dan jaga selalu Pancasila dan bineka tunggal ika karena kalian tunas-tunas manusia Pancasila yang menjaga dasar negara dan merawat persatuan Indonesia," ucap Presiden. (wis/wis)