Sebelumnya, sejumlah tenda jemaah calon haji (JCH) untuk wukuf di Arafah diguyur hujan dan diterpa angin saat waktu shalat Maghrib waktu setempat. Akibatnya, distribusi makanan terhambat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selesai melakukan inspeksi itu, Lukman malah diserbur dengan ajakan berswafoto oleh para jemaah, terutam adal Ponorogo. Lukman menerima tawaran itu.
Berdasarkan pantauan Antara, insiden itu terjadi diawali dengan terpaan angin di sekitar perkemahan jemaah calon haji Indonesia.
Saat jamaah wudhu untuk shalat magrib, beberapa kali terdengar pengumuman agar jamaah tetap berada di tenda karena terpaan angin yang menerbangkan debu-debu di kawasan Padang Arafah.
Kendati demikian, aktivitas jamaah tetap berlangsung seperti biasa. Mereka tetap melangsungkan salat magrib di tenda yang difungsikan sebagai musala.
Lihat juga:Lima Calon Haji Asal Batam Meninggal Dunia |
Angin ribut yang disertai hujan itu terhenti pada Minggu (19/8) sekitar pukul 21.00 waktu setempat.
"Hujan tadi kencang, distribusi makanan beberapa terhalang. Mudah-mudahan bisa segera teratasi dan beberapa sudah didistribusikan," lanjut Lukman.
(arh)