Jokowi Berikan Hadiah untuk Joni Pemanjat Tiang

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 20/08/2018 21:55 WIB
Jokowi Berikan Hadiah untuk Joni Pemanjat Tiang Presiden Joko Widodo bersama Yohanes Gama Marschal Lau alias Joni pemanjat tiang bendera di Belu, Nusa Tenggara Timur. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah hadiah kepada Yohanes Ande Kala alias Joni, bocah pemanjat tiang bendera dalam upacara HUT ke-73 RI di Desa Silawan, Belu, Nusa Tenggara Timur, ketika bertemu dengannya di Istana Negara hari ini.

"Mumpung sudah di Jakarta Pak Menteri, Pak Mensesneg, coba diajak lihat, lihat Dunia Fantasi sama Taman Mini. Ini masih dunia anak-anak jangan yang sulit-sulit," kata Jokowi kepada Pratikno, Senin (20/8).

Hadiah itu disampaikan langsung kepada Joni sebagai bentuk apresiasi karena telah memanjat tiang bendera supaya Merah Putih tetap berkibar.


Dalam pertemuan tadi, Jokowi juga terlihat ingin mendengarkan langsung kisah Joni hingga akhirnya memanjat tiang bendera dan membawa tali penggerek sehingga bendera bisa berkibar.

Di hadapan Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, beserta jajaran pejabat lainnya, Joni menceritakan saat itu awalnya sedang sakit perut dan terbaring di Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Hingga akhirnya ia mendengar pertanyaan Wakil Bupati mengenai orang yang mampu memanjat tiang bendera sebab tali pengerek putus dan merah putih tidak dapat dikibarkan.

Tanpa berpikir dua kali Joni langsung berlari ke tiang bendera dan memanjat bahkan tanpa meminta izin wakil bupati.

"Jon, kamu tahu enggak, apa yang kamu lakukan menaikki tiang itu, itu ada bahaya. Bahaya. Terus terang waktu melihat itu mikir khawatir, dan cemas. Gimana? Kok enggak takut menaiki tiang yang kecil," kata Jokowi.
Joni mengatakan kepada Jokowi dia yakin bisa menaiki tiang kecil itu sebab setidaknya sebulan sekali memanjat pinang di sana.

Setelah mendengarkan cerita itu, Jokowi tak ragu menanyakan yang Joni inginkan darinya.

"Sepeda," jawab Joni sambil tersenyum.

"Kamu jauh-jauh dari Belu ke Jakarta hanya minta sepeda. Apa hanya itu?" kata Presiden.

"Minta bikinin rumah saja," tutur bocah kelas 7 ini.

"Oke saya titip ya, belajar yang baik. Bekerja keras, hingga bisa meraih cita-cita," kata Presiden kepada Joni.

Joni mengatakan bercita-cita ingin menjadi tentara ketika dewasa. Presiden berguyon hal itu bisa disampaikan langsung kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang hadir dalam acara itu.
(ugo/ugo)