Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera pun menyarankan agar ada pernyataan resmi dari Konjen Australia mengenai ancaman tersebut.
"Kami menyayangkan pernyataan itu. Kami tidak menerima laporan soal ancaman," kata Frans kepada CNNIndonesia.com, Jumat (24/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Luar Negeri Australia juga sudah mengeluarkan travel warning kepada warganya ke Indonesia. Mereka menyarankan para warganya yang berencana pergi atau sedang berada di Indonesia untuk menghindari tempat-tempat yang bisa menjadi target serangan teroris.
"Karena itu saya sesalkan [pernyataan itu] sebab menciderai upaya yang sudah diupayakan Mabes dan Polda Jatim untuk keamanan dalam negeri," ungkap dia.
Selain itu Frans juga menyatakan tidak ada komunikasi dari Konjen Australia kepada polisi setempat terkait ancaman itu. Menurutnya perlu ada komunikasi antara Australia dan Konjen Australia agar tidak ada ketakutan berlebihan di Surabaya.
(arh/gil)