Bahkan, Rocky menyebut, pernyataan Ngabalin soal Gerakan GantiPresiden makar adalah tindakan bodoh.
"Itu bukan kurang tepat, tapi ngaco. Itu otak dungu yang bikin kalkulasi seperti itu," kata Rocky ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Istilah makar itu dibuat tahun 1930-an oleh pemerintah Belanda dalam KUHP kita," kata Rocky.
"Ngaco, dungu. Otak dungu itu," katanya.
Soal penghadangan pada aktivis 2019 Ganti Presiden pun diakui Rocky adalah sesuatu yang keliru. Sejauh ini kata Rocky, gerakan 2019 Ganti Presiden hanya sebatas pernyataan. Sehingga, alasan mempersekusi karena tuduhan makar merupakan sikap yang berlebihan.
"Saya misalnya, ingin ganti presiden. Lalu saya bilang, 'saya ingin ganti presiden' terus saya dianggap makar dan dipersekusi. Saya cuma bilang ganti Presiden," ujar Rocky.