Para sekjen ini, yakni Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan, Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, dan Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal.
Muzani menyampaikan, pihaknya sudah menelusuri sekitar 137 juta Data Pemilih Sementara (DPS) yang diberikan KPU pada 12 Juli 2018 lalu. Hasilnya, ditemukan sekitar 25 juta pemilih ganda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengharapkan sekitar 47 juta data yang belum diserahkan agar diserahkan agar kami lakukan validasi data tersebut. Kami juga meminta dilakukan penundaan DPS menjadi DPT," kata dia.
Selain itu, kata Muzani, pihaknya juga siap terjun ke lapangan bersama-sama KPU untuk mendata pemilih.
"KPU perlu mengklarifikasi dugaan data tersebut, kami siap turun bersama-sama membentuk tim untuk mengklarifikasi data tersebut," ujarnya.