Prabowo Bersiap Ziarah ke Makam Gus Dur dan Pendiri NU

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia | Rabu, 05/09/2018 18:41 WIB
Prabowo Bersiap Ziarah ke Makam Gus Dur dan Pendiri NU Bakal capres Prabowo Subianto berencana menyekar ke Gus Dur dan Hasyim Asy'ari esok, Kamis (6/9). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Prabowo Subianto dijadwalkan menyekar atau berziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama Kiai Hasyim Asy'ari dan Presiden ke-5 Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Jombang, Jawa Timur.

Prabowo berziarah usai mengunjungi dan memberi bantuan kepada korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Esok hari Pak Prabowo mau ziarah ke makam Gus Dur dan Kiai Hasyim Asy'ari," ucap Muzani di kantor KPU, Jakarta, Rabu (5/9).


Muzani mengatakan bahwa Hasyim Asy'ari dan Gus Dur adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia, khususnya Islam.

Selain itu, keduanya juga merupakan tokoh utama dan berpengaruh dalam perkembangan NU dari masa ke masa.

NU sendiri adalah ormas Islam terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, menurut Muzani, Prabowo menilai sudah sepatutnya berziarah ke dua makam tokoh tersebut.

Muzani mengatakan agenda ziarah Prabowo ke Gus Dur dan Hasyim Asy'ari juga kelanjutan dari ziarah ke makam Soekarno yang pernah dilakukan sebelumnya.

"Memang sudah lama dijadwalkan," ucap Muzani.

Muzani belum tahu pasti apakah Prabowo juga akan menemui pengurus serta santri pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur yang identik dengan Gus Dur dan Hasyim Asy'ari. Dia mengaku belum mendapat kabar terbaru terkait kunjungan Prabowo ke Jawa Timur esok hari.

"Mungkin ada. Terus terang saya belum cek agendanya. Tapi Pasti ada," ujar Muzani.

Prabowo hari ini mengunjungi pos pengungsian korban gempa di Lombok, NTB. Dia datang bersama Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo serta Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto. Hal itu dituturkan ketua DPP Gerindra Setyoko.

Dalam kunjungan itu Prabowo dan rombongan disebut memberikan bantuan barang dan kebutuhan pokok yang mendesak seperti sembako, pompa air, terpal, sarung dan barang lain yang dibutuhkan pengungsi.

"Dan Pak Prabowo meminta maaf, karena hanya bisa memeberikan bantuan yang terbatas," ucap Setyoko. (wis)