"1/3 anak di DKI tidak pernah selesai SMA, this is the capital of the republic," kata Anies memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/9).
Anies menyampaikan di Jakarta Utara hampir separuh anaknya tidak pernah lulus SMA. Padahal dengan mengenyam pendidikan hingga bangku SMA maka peluang untuk masuk dalam pasar tenaga kerja terbuka. Namun, jika tidak, maka peluang tersebut tertutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, menurut Anies, pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang bisa membuat seseorang bisa 'naik kelas'.
"Kaya kita-kita semua di sini kalau ditanya berapa persen yang tumbuh besar di Jakarta, dijawab kami juga muhajirin (berhijrah) ke sini, anshor (penduduk asli)-nya sedikit di tempat ini, kita semuanya pendatang," ucapnya.
Lihat juga:Anies: 49 Persen Penduduk DKI Ngontrak |
Karenanya, Anies menyampaikan Pemprov DKI akan berusaha untuk bisa membuka akses pendidikan bagi semua warga Jakarta.
Apalagi, lanjut Anies, salah satu janji kemerdekaan dari Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Di situ dikatakan mencerdaskan kehidupan bangsa, that is the statement," kata Anies. (ayp)