Anies Sebut Hanya 67 Persen Anak Jakarta Lulus SMA
Dias Saraswati | CNN Indonesia
Rabu, 05 Sep 2018 21:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan sepertiga anak di Jakarta tak pernah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA. Dari data yang dia miliki, Anies menyebut hanya 67 persen anak Jakarta yang mampu menyelesaikan pendidikan hingga bangku SMA.
"1/3 anak di DKI tidak pernah selesai SMA, this is the capital of the republic," kata Anies memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/9).
Anies menyampaikan di Jakarta Utara hampir separuh anaknya tidak pernah lulus SMA. Padahal dengan mengenyam pendidikan hingga bangku SMA maka peluang untuk masuk dalam pasar tenaga kerja terbuka. Namun, jika tidak, maka peluang tersebut tertutup.
"Karena labor market di Jakarta mengharuskan lulusan SMA, ini tidak masuk di situ, ini hanya separuh," tuturnya.
Padahal, menurut Anies, pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang bisa membuat seseorang bisa 'naik kelas'.
Di Jakarta, kata Anies, justru sebagian besar tenaga kerjanya berasal dari warga di luar Jakarta.
"Kaya kita-kita semua di sini kalau ditanya berapa persen yang tumbuh besar di Jakarta, dijawab kami juga muhajirin (berhijrah) ke sini, anshor (penduduk asli)-nya sedikit di tempat ini, kita semuanya pendatang," ucapnya.
Karenanya, Anies menyampaikan Pemprov DKI akan berusaha untuk bisa membuka akses pendidikan bagi semua warga Jakarta.
Apalagi, lanjut Anies, salah satu janji kemerdekaan dari Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Di situ dikatakan mencerdaskan kehidupan bangsa, that is the statement," kata Anies. (ayp)
"1/3 anak di DKI tidak pernah selesai SMA, this is the capital of the republic," kata Anies memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/9).
Anies menyampaikan di Jakarta Utara hampir separuh anaknya tidak pernah lulus SMA. Padahal dengan mengenyam pendidikan hingga bangku SMA maka peluang untuk masuk dalam pasar tenaga kerja terbuka. Namun, jika tidak, maka peluang tersebut tertutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, menurut Anies, pendidikan juga menjadi salah satu faktor yang bisa membuat seseorang bisa 'naik kelas'.
"Kaya kita-kita semua di sini kalau ditanya berapa persen yang tumbuh besar di Jakarta, dijawab kami juga muhajirin (berhijrah) ke sini, anshor (penduduk asli)-nya sedikit di tempat ini, kita semuanya pendatang," ucapnya.
Lihat juga:Anies: 49 Persen Penduduk DKI Ngontrak |
Karenanya, Anies menyampaikan Pemprov DKI akan berusaha untuk bisa membuka akses pendidikan bagi semua warga Jakarta.
Apalagi, lanjut Anies, salah satu janji kemerdekaan dari Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Di situ dikatakan mencerdaskan kehidupan bangsa, that is the statement," kata Anies. (ayp)