FOTO : Kamisan untuk Mengingat 14 Tahun Munir Terbunuh

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Kamis, 06/09/2018 20:18 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi Kamisan ke-522 di seberang istana tak hanya menuntut pengungkapan kasus HAM, sekaligus peringatan 14 tahun terbunuhnya Munir Said Thalib.

Sejumlah aktivis melakukan aksi 'Kamisan' di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 6 September 2018. Aksi kamisan ke-522 hari ini digelar untuk memperingati 14 tahun kasus Pembunuhan Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Istri almarhum Munir Said Thalib, Suciwati mengikuti aksi 'Kamisan' di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 6 September 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Hanya ada nama Pollycarpus Budihari Prijanto sebagai terpidana dan pelaku lapangan pembunuhan Munir yang terseret dalam kasus ini. Sementara dalang di belakangnya, masih buram. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Para peserta Kamisan memasang topeng Munir di depan paras mereka. Munir tewas dalam penerbangan dari Indonesia menuju Belanda pada 7 September 2004. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Mesin ketik dan kertas disediakan panitia Kamisan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi terkait kasus Munir.  (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dalam aksi Kamisan ke-522 pun diputar pernyataan dan pidato Presiden Jokowi serta pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono soal janji pengungkapan kasus Munir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dalam aksi Kamisan ke-522, istri aktivis HAM Munir Said Thalib, Suciwati, mengatakan akan bertemu Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Aried Sulistiyanto terkait kasus pembunuhan suaminya.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tim Advokasi Kasus Pembunuhan Munir menegaskan titik terang dari kasus Munir berada di dokumen lengkap penyelidikan Tim Pencari Fakta (TPF). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dokumen TPF Kasus Pembunuhan Munir seharusnya diungkap ke publik, namun dinyatakan hilang oleh pemerintah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)