Maju Pilpres 2019, Jokowi Minta Doa Restu Istri Gus Dur

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Jumat, 07/09/2018 17:36 WIB
Maju Pilpres 2019, Jokowi Minta Doa Restu Istri Gus Dur Presiden Jokowi meminta restu kepada Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menjelang Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden Joko Widodo meminta doa restu kepada Istri Presiden Keempat Indonesia Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (Gusdur) menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya mohon doa restu dari Ibu Sinta," ujar Jokowi di kediaman Sinta Nuriyah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (7/9).

Permintaan itu disampaikannya ketika ia berkunjung ke kediaman Sinta Nuriyah untuk memperingati hari lahir Gus Dur yang ke-78 tahun.


Kunjungan Jokowi ke rumah Sinta dilakukan beberapa saat sebelum ia bersama pasangannya, Ma'ruf Amin mengumumkan Ketua Tim Kampanye Nasional di Sekretariat Pemenangan, Cemara.
Menanggapi permintaan Jokowi, Sinta Nuriyah mengatakan sebagai orang tua dia akan memberikan doa.

"Saya pasti akan memberikan doa dan juga dukungan apalagi kalau kita harapkan yang menjadi pemimpin nanti jadi pemimpin amanah," kata Sinta.

Sinta menuturkan dukungan akan diberikan kepada calon pemimpin yang mampu mengamalkan didikan Gus Dur yakni mengambil kebijakan berdasarkan kepentingan rakyat, bukan golongan.

"Kalau pemimpin seperti ini pemimpin yang patut kita dukung," tuturnya.

Jokowi kerap bertemu dengan Sinta Nuriyah. Pada pemilihan presiden 2014 silam, Jokowi juga sempat meminta restu kepada Sinta. Bahkan, ketrika itu Sinta Nuriyah memberikan peci Gus Dur berwarna krem kepada Jokowi.

Pada Haul Gus Dur tahun 2016 Jokowi sempat menagatakan bahwa Gus Dur selalu menjalin silaturahmi melampauai sekat-sekat primordial. Selain itu, Gus Dur juga memiliki kesederhanaan, rela berkorban untuk bangsa dan negara.

Menurut Jokowi, sifat Gus Dur itu patut diteladani oleh seluruh masyarakat Indonesia. Orang yang merupakan pendiri Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa ini berhasil meninggalkan contoh perilaku baik yang layak ditiru.

"Selama hidupnya Gus Dur selalu mengingatkan kita bahwa negara Republik Indonesia adalah milik kita bersama. Bukan milik golongan dan bukan milik perseorangan," kata Jokowi dua tahun silam.
(ugo)