"Saya harus menyatakan bahwa inisiator timwas itu sedang mempolitisasi kasus Century," kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean saat dihubungi, Rabu (26/9).
Menurutnya, para inisiator yang mendesak pengusutan kasus Century seperti Bambang Soesatyo, Maruarar Sirait, Lily Wahid dan Muhammad Misbakhun tidak memahami konstruksi hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada sama sekali keterlibatan Demokrat. Jadi kenapa mereka memaksakan kehendak berdasar halusinasi bahwa seolah SBY harus diperiksa KPK? Ini lelucon dalam politik dengan judul maling teriak maling," kata dia.
"Dan tidak ada yang menyebut nama SBY dan demokrat. Jadi apa hubungannya dengan SBY? Tidak ada kecuali halusinasi semata," ujarnya.
"Jangan jadikan Century yang selesai untuk menutupi kasus BLBI yang menyebut nama Megawati," kata Ferdinand.
Sebelumnya, sejumlah Inisiator Tim 9 panitia khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century meminta KPK menuntaskan kasus dugaan korupsi yang telah merugikan negara sebesar Rp6,7 triliun tersebut. Ketua DPR sekaligus Inisiator Pansus Bambang Soesatyo menilai pengusutan tuntas kasus ini lantaran khawatir ada pihak yang tersandera seperti SBY.
Lihat juga:Detik-detik Penyelamatan Bank Century |
Sementara itu, inisiator lain asal Fraksi PDIP Maruarar Sirait membantah jika permintaan pengusutan kasus ini tiba-tiba muncul kembali. Menurutnya, pengungkapan kasus ini diperlukan agar tidak dipolitisasi menjelang pilpres seperti 2014 lalu.
"Kalau memang yang salah, ya katakan salah. Katanya hukum ini kan harus tajam keatas dan kebawah. Jangan sampai ada meninggalkan pertanyaan dan dipolitisasi. Setiap pilpres muncul kita enggak mau seperti itu," kata Maruarar. (swo/age)