Angka itu berdasarkan data back office BKN pada Jumat (28/9) pada pukul 13.30 WIB. Hari pertama pembukaan pendaftaran CPNS sendiri dimulai pada Rabu (26/9) pukul 00.01 WIB.
Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkap pihaknya mengatakan paling tidak Sabtu (29/9), seluruh instansi yang membuka formasi CPNS harus sudah live atau tersedia untuk dipilih pelamar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia memang ada beberapa alasan instansi tidak bisa live serentak pada 26 September lalu. Di antaranya adalah instansi menginginkan pendaftaran kompak dibuka bersamaan dengan syarat yang sama pula.
Infografis tahapan pendaftaran CPNS. (CNN Indonesia/Timothy Loen) |
Syarat tersebut yang kerap kali perlu direvisi ulang agar tidak menyalahi peraturan di Kemenpan RB. Ridwan mengatakan keterlambatan di instansi bisa jadi karena revisi itu.
"Perlu saya sampaikan teman-teman bahwa ketika revisi formasi rancangan yang baru itu dilakukan, masih ada proses validasi, yang BKN lalukan selaku Ketua Pelaksana CPNS. Di backoffice kami ternyata ada beberapa instansi yang tidak di-ACC oleh kami karena bertentangan dengan Kepmenpan," papar Ridwan dalam konferensi pers di Kantor BKN pada Rabu (26/9) lalu.
Lihat juga:Kapolri Klaim Akan Sikat Calo-calo CPNS 2018 |
"Itu sih bisa kita lihat situasinya misalnya ada kesulitan di daerah terpencil yang memang di luar kemampuan mereka untuk memenuhi target waktu itu ya kita bisa memberikan kelonggaran," ujar dia.
Diketahui, Pada hari pertama yakni pada 26 September, hanya 30 persen instansi yang bisa dipilih oleh pelamar. Pada pada hari kedua pendaftaran CPNS, sudah ada 62 persen instansi yang live.
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi |
Di sisi lain ada lima instansi yang paling banyak dipilih oleh pelamar CPNS berdasarkan data Kamis (28/9) adalah Kemenkumham (10.126 orang), Kejagung (1.674), Pemprov Jateng (1.285), Kemendikbud (1.187), dan Pemkot Bandung (1.107).
(kst/arh)
Infografis tahapan pendaftaran CPNS. (CNN Indonesia/Timothy Loen)
Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi