BNPB Catat Bencana Besar Kerap Terjadi di Akhir Pekan

fhr & Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 29/09/2018 17:59 WIB
BNPB Catat Bencana Besar Kerap Terjadi di Akhir Pekan Kepala BNPB, Sutopo, membenarkan bahwa kebanyakan bencana alam terjadi di akhir minggu. Foto: AFP PHOTO / OLA GONDRONK
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut bahwa peristiwa bencana alam di Indonesia kebanyakan terjadi ketika memasuki masa akhir pekan.

"Kita menangani bencana ini sudah sering ya. Jadi, biasanya bencana-bencana besar yang memakan korban kejadiannya adalah Jumat sore sampai malam, Sabtu atau Minggu," kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (29/9).

Selain terjadi ketika masa akhir pekan, kata Sutopo, sejumlah bencana alam juga terjadi jelang akhir bulan.


Ia menyebutkan beberapa bencana yang terjadi di masa akhir pekan dan akhir bulan. Di antaranya adalah Tsunami di Aceh yang terjadi pada Minggu, 26 Desember 2004.


Kemudian, runtuhnya jembatan Kutai Kertanegara pada Sabtu 26 November 2011. Termasuk gempa bumi di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat siang. Disusul tsunami pada sore hari kemarin, Jumat (28/9).

"Tanggal 25 ke atas, harinya Jumat sore, Sabtu atau Minggu, kejadian bencana itu paling sering. Saya belum menghitung berapa sering, tapi kalau kami kumpulkan data paling banyak seperti itu," ucap Sutopo.

Kejadian Akhir Pekan

Meskipun rentetan peristiwa bencana itu terjadi di akhir pekan dan akhir bulan, namun Sutopo mengaku belum bisa menilai fenomena ini ada kaitannya atau tidak dengan hal lain.

"Paling banyak adalah kejadian-kejadian weekend dan tanggalnya di atas 25, kenapa, ya kami belum bisa menganalisa," kata Sutopo.


Sebelumnya, bencana gempa dan tsunami terjadi Donggala dan Palu pada Jumat (28/9). Sedikitnya 48 orang tewas dan 356 mengalami luka-luka.

Sutopo mengatakan, hingga Sabtu (29/9) jalur komunikasi di Kabupaten Donggala masih terputus akibat kejadian tersebut. BNPB belum bisa memperkirakan kerugian atas peristiwa itu.

Upaya penanganan dan pencarian korban, kata Sutopo, masih terus dilakukan. Ia memperkirakan, jumlah korban masih akan terus bertambah. (rea)