"Kita menangani bencana ini sudah sering ya. Jadi, biasanya bencana-bencana besar yang memakan korban kejadiannya adalah Jumat sore sampai malam, Sabtu atau Minggu," kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (29/9).
Selain terjadi ketika masa akhir pekan, kata Sutopo, sejumlah bencana alam juga terjadi jelang akhir bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Riwayat Gempa Besar yang Menghantam Sulteng |
Kemudian, runtuhnya jembatan Kutai Kertanegara pada Sabtu 26 November 2011. Termasuk gempa bumi di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Jumat siang. Disusul tsunami pada sore hari kemarin, Jumat (28/9).
Kejadian Akhir Pekan
Meskipun rentetan peristiwa bencana itu terjadi di akhir pekan dan akhir bulan, namun Sutopo mengaku belum bisa menilai fenomena ini ada kaitannya atau tidak dengan hal lain.
"Paling banyak adalah kejadian-kejadian weekend dan tanggalnya di atas 25, kenapa, ya kami belum bisa menganalisa," kata Sutopo.
Sebelumnya, bencana gempa dan tsunami terjadi Donggala dan Palu pada Jumat (28/9). Sedikitnya 48 orang tewas dan 356 mengalami luka-luka.
Sutopo mengatakan, hingga Sabtu (29/9) jalur komunikasi di Kabupaten Donggala masih terputus akibat kejadian tersebut. BNPB belum bisa memperkirakan kerugian atas peristiwa itu.
Upaya penanganan dan pencarian korban, kata Sutopo, masih terus dilakukan. Ia memperkirakan, jumlah korban masih akan terus bertambah. (rea)