"Sekarang hampir seluruh provinsi memberi bantuan," kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (1/10).
Tjahjo mengatakan bantuan fokus pada kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman. Selain itu, air bersih dan tenda juga menjadi prioritas untuk dikirim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemendagri sendiri akan mengirim tim ke Sulawesi Tengah pada Selasa (2/10). Tjahjo mengatakan tim tersebut akan dibantu pula oleh praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dari Makassar dan Manado.
Dia mengatakan pesan radiogram itu sebagai payung hukum agar daerah lain bisa mengeluarkan anggaran bencana bagi korban gempa di Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola (kiri). (ANTARA FOTO/Fiqman Sunanda) |
"Sisihkanlah anggaran bencana itu untuk disumbangkan kepada saudara kita yang kena musibah," kata Tjahjo di Gedung KPK, Jakarta.
Dia berharap daerah lain bisa segera menyusul memberikan bantuan. "Sekarang sudah gotong royong semuanya," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
CPNS Sulteng Berhenti Sementara
Terpisah, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengatakan proses seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Sulteng dihentikan sementara.
Dia mengaku Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi telah menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi sejumlah lembaga terkait bencana di Sulteng.
"CPNS di Sulteng dihentikan sementara. Kebijakannya itu di Menpan, tapi yang saya dangar dari hasil rapat sepertinya dihentikan dulu," ucap Sumarsono.
Perumnas Balaroa amblas pasca-gempa di Palu, Sulawesi Tengah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Ya sekarang bagaimana, komputer enggak ada, sinyal enggak ada, sementara semua online," ujar Sumarsono.
Berdasarkan data BNPB, korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala hingga Senin (1/10) mencapai 844 orang. Korban tewas terbanyak berada di Palu yakni 821 orang. Sementara di Donggala 11 orang dan Kabupaten Parigi Moutong 12 orang.
Sementara, korban luka gempa dan tsunami mencapai 632 orang dan kini dirawat di berbagai rumah sakit. Pengungsi juga telah mencapai 48 ribu orang di Palu. Data pengungsi di Donggala dan wilayah lainnya belum terdata. (swo/pmg/fra)

