Dua WNA Masih Hilang Usai Gempa Sulteng, 120 Sudah Dievakuasi

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 14:41 WIB
Dua WNA Masih Hilang Usai Gempa Sulteng, 120 Sudah Dievakuasi Sutopo Nugroho, Kepala Pusat Data BNPB. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwonugroho mengungkapkan hingga pukul 13.00 WIB, Selasa (2/10), warga negara asing (WNA) yang berhasil dievakuasi akibat gempa dan tsunami Sulawesi Tengah mencapai 120 jiwa.

Sutopo mengakui masih ada 2 WNA yang masih belum diketahui keberadaannya.

"122 WNA yang perlu dievakuasi, 120 sudah teridentifikasi, sudah kontak langsung dan dapat namanya. Masih ada 2 orang belum diketahui," kata Sutopo saat konfrensi pers di kantornya, Jakarta.



Dua WNA yang belum diketahui itu berasal dari Korea Selatan dan Belgia. Menurut data yang dimiliki pihaknya, sejauh ini ada 2 WNA asal Belgia yang sedang berada di Sulteng saat bencana terjadi. Namun 1 WNA Belgia sudah diketahui berhasil dievakuasi ke Jakarta.

Sementara 1 WNA Korsel yang belum ditemukan diduga masih terjebak di bawah reruntuhan Hotel Roa-Roa, Palu, Sulteng.

"WNA yang belum diketahui 1 dari Korsel, 1 dari Belgia," ungkap Sutopo.

Menurut Sutopo, dari total 122 WNA asing itu ada WNA asal Singapura (2), Belgia (2), Perancis (8), Spanyol (1), Vietnam (11), Thailand (30), China (21), Sri Lanka (7), Belanda (7), Jerman (20), Swiss (1), Timor Leste (4), dan Hong Kong (2).

Sutopo mengakui ratusan WNA tersebut memang mendapatkan prioritas untuk dievakuasi menggunakan pesawat Hercules baik dari Palu menuju Jakarta atau dari Palu menuju Makassar.

(SAH/DAL)