FOTO : Mereka Selamat dari Tanah Ambles Petobo Pascagempa

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Jumat, 05/10/2018 09:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 180 hektare dari 1.040 hektare pemukiman Kelurahan Petobo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah ambles akibat bencana gempa pada 28 September lalu.

Parman (34) jadi salah satu warga yang selamat dari 'amukan' tanah di Kelurahan Petobo, Sigi, Sulawesi Tengah akibat gempa 7,4 SR pekan lalu. Dia selamat setelah berjuang lebih dari satu jam untuk keluar dari area likuifaksi atau penggemburan lapisan tanah pasir akibat guncangan gempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Luas wilayah yang 'ditelan bumi' di wilayah Petobo mencapai 180 hektare dari total 1.040 hektare. Kondisi permukaan air tanah yang dangkal membuat kekuatan lapisan tanah pasir hilang dan seolah mencair. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Muhammad Nur (28) juga merupakan salah satu warga yang selamat ketika masih di dalam rumah saat gempa terjadi. Enam orang keluarganya juga berhasil menyelamatkan diri dari bencana ini. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Nur menceritakan saat gempa mengguncang, dia melihat tanah dan air bergerak seperti hendak meletus. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Adhi Sumardin (33) juga selamat. Dia tidak berada di rumah ketika gempa. Saat pulang menuju arah rumah ia bertemu tetangganya yang menyebut Petobo hancur. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Lima orang di rumah Adhi selamat. Istri dan anaknya lari keluar rumah menyelamatkan diri ke arah Terminal Petobo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Warga Petobo lainnya yang tidak mau disebutkan namanya mengisahkan, saat gempa terjadi dia menyelamatkan diri ke luar rumah. Dia melihat tanah dari arah depan bergelombang lalu menerjang, menimbun dirinya hingga terperangkap tanah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Dia berhasil selamat keesokan paginya. Dari empat orang anggota keluarganya, hanya dia yang selamat dari amukan tanah di Petobo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)