Ratna Ditangkap Sesaat Sebelum Pesawat Lepas Landas ke Chile

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/10/2018 22:38 WIB
Ratna Ditangkap Sesaat Sebelum Pesawat Lepas Landas ke Chile Aktivis Ratna Sarumpaet. (Foto: CNN Indonesia/Djonet Sugiarto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratna Sarumpaet mengatakan dirinya ditangkap saat berada di dalam pesawat yang akan membawanya menuju Chile. Saat itu, kata Ratna, mesin pesawat siap menyala dan akan segera tinggal landas.

Ratna akan terbang ke Chile untuk menghadiri acara forum para penulis wanita. Dia menumpang pesawat dari Turkish Airlines. Namun, sebelum pesawat jalan, petugas imigrasi masuk dan mencari dirinya.

"Pesawat sudah siap jalan, lalu petugas imigrasi datang minta saya keluar dulu. Perintah dari kementerian. Mereka dapat perintah dari atasan bahwa saat ini 'Ibu Ratna tak boleh meninggalkan Indonesia'," kata Ratna dalam wawancara eksklusif dengan TV One


Polisi menetapkan Ratna sebagai tersangka kasus hoaks penganiayaan dirinya. Saat ini Ratna sudah berada di Polda Metro Jaya. 

Ratna memicu kehebohan publik nasional setelah mencuat kabar soal penganiayaan terhadap dirinya, awal pekan ini.

Saat itu, foto wajah Ratna lebam beredar di media sosial. Sejumlah politisi terutama dari kubu oposisi lantas mengabarkan bahwa Ratna dianiaya.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan berdasarkan penuturan Ratna, penganiayaan terjadi di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September.

Ratna disebut Dahnil baru memberitahukan 10 hari setelah penganiayaan karena merasa trauma. 

Prabowo dan Amien Rais lantas bertemu dengan Ratna terkait kasus ini. Usai bertemu Amien Rais meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas kasus Ratna. Sementara Prabowo menyebut yang dialami Ratna adalah pelanggaran hak asasi manusia.

Keesokan harinya Ratna berbicara di hadapan wartawan. Dia mengakui kabar penganiayaan itu bohong dan dia sendiri yang menciptakan kebohongan itu. Dia juga meminta maaf kepada orang-orang yang telah ia bohong. (gst/wis)