Kabur Dua Tahun, Eddy Sindoro Serahkan Diri ke KPK

t, CNN Indonesia | Jumat, 12/10/2018 14:39 WIB
Kabur Dua Tahun, Eddy Sindoro Serahkan Diri ke KPK Ketua KPK Agus Rahardjo mengonfirmasi Eddy Sindoro telah menyerahkan diri. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro menyerahkan diri kepada tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah menghilang sekitar dua tahun. Eddy merupakan tersangka suap pengurusan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Tersangka ES telah menyerahkan diri ke KPK," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi, Jumat (12/10).

Agus mengatakan proses pencarian Eddy turut dibantu sejumlah instansi, di antaranya Kedutaan, Polri dan Imigrasi, serta informasi dari masyarakat yg disampaikan pada kami.


"Proses pengembalian ini juga dibantu oleh otoritas Singapura," ujarnya

Agus belum mau bicara lebih lanjut jauh terkait penyerahan diri Eddy. Dia menyatakan akan ada jumpa pers terkait Eddy dan perkembangan kasus dugaan suap yang menjeratnya.

"Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan KPK melalui Konferensi Pers sore ini," kata dia.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Eddy sebagai tersangka suap kepada mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution, pada akhir 2016. Eddy diduga memberikan sejumlah uang kepada Edy Nasution terkait dengan sejumlah perkara yang berkaitan dengan Lippo Group.

Belakangan diketahui Eddy telah berada di luar negeri sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik lembaga antirasuah. Dalam proses penyidikan, KPK turut menduga mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhahadi Abdurrachman terlibat dalam kasus dugaan suap ini.

Penyidik KPK telah menyita uang sejumlah Rp1,7 miliar dan sejumlah dokumen dari rumah pribadi Nurhadi. Nurhadi mengaku mengenal dekat Eddy sejak masih duduk di bangku SMA. Nurhadi juga sudah beberapa kali mondar-mandir ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.


(fra/gil)