Peluru Melesat 10 Cm di Atas Kepala Tamu Anggota DPR Gerindra
Tim | CNN Indonesia
Senin, 15 Okt 2018 16:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ruangan anggota Fraksi Gerindra Wenny Warouw di lantai 16 Gedung Nusantara I DPR diduga mengalami penembakan, siang ini, Senin (15/10).
Wenny menjelaskan peristiwa terjadi pada pukul 14.35 WIB. Saat itu, Wenny mengaku tengah menerima dua orang tamu, yaitu seorang pendeta bernama Hesky Roring dan anggota polisi AKBP Ronal Rumondor.
"Kemudian kami bertiga baru ngobrol 2-3 menit kaca meledak lihat ada pecahan, kemudian dia lihat ada bocor di plafonnya, kemudian saya disuruh tiarap. Itu singkatnya," kata Wenny ditemui di lokasi.
Wenny menduga arah tembakan itu berasal dari Gedung Kompas yang berada di sekitar Stasiun Palmerah. Peluru tersebut, kata Wenny, hampir mengenai kepala tamunya dengan jarak sekitar 10 sentimeter.
Menurutnya, hanya terdengar sekali suara letusan yang membuat kaca berhamburan di ruangannya.
"Begitu lihat Kaca berhamburan di meja saya, tamu saya berteriak tiarap pak, penembakan, saya tiarap," kata dia.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat ini Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Nico Afinta tengah memeriksa tempat kejadian perkara. (swo/gil)
Wenny menjelaskan peristiwa terjadi pada pukul 14.35 WIB. Saat itu, Wenny mengaku tengah menerima dua orang tamu, yaitu seorang pendeta bernama Hesky Roring dan anggota polisi AKBP Ronal Rumondor.
"Kemudian kami bertiga baru ngobrol 2-3 menit kaca meledak lihat ada pecahan, kemudian dia lihat ada bocor di plafonnya, kemudian saya disuruh tiarap. Itu singkatnya," kata Wenny ditemui di lokasi.
Wenny menduga arah tembakan itu berasal dari Gedung Kompas yang berada di sekitar Stasiun Palmerah. Peluru tersebut, kata Wenny, hampir mengenai kepala tamunya dengan jarak sekitar 10 sentimeter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu lihat Kaca berhamburan di meja saya, tamu saya berteriak tiarap pak, penembakan, saya tiarap," kata dia.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat ini Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Nico Afinta tengah memeriksa tempat kejadian perkara. (swo/gil)